Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 24 anak mengikuti Sunatan Massal yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan RSUD RA Basoeni, Sabtu (20/7/2024). Sunatan Massal digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharnakarini XXIV.
Direktur RSUD RA Basoeni, dr Rosyid Salim Sp. KJ menyambut baik Sunatan Massal yang digelar Kejari Kabupaten Mojokerto tersebuut. “Karena sesuatu yang baik akan menghasil sesuatu hasil yang baik, terima kasih sudah mempercayakan RSUD RA Basoeni sebagai tempat diselenggarakan Sunatan Massal,” ungkapnya.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dan masyarakat Kabupaten Mojokertp mengucapkan terima kasih kepada Kejari Kabupaten Mojokerto sudah melaksanakan kegiatan yang sangat bermantaaf bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
“Mudah-mudahan kegiatan Sunatan Massal yang digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharnakarini XXIV berjalan lancar dan kepara orang tua agar mendengarkan pesan dari dokter ketika sudah sunat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten Mojokerto, Endang Tirtana mengatakan, acara Sunatan Massal merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharnakarini XXIV. “Kali ini Kejaksaan Negeri berkolabirasi dan bersinergi dengan RSUD RA Basoeni dan Dinkes menyelenggarakan Sunatan Massal,” ujarnya.

Sunat merupakan salah satu jenjang untuk menjadi dewasa. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang sudah mengizinkan untuk mengikuti Sunatan Massal. Kegiatan tersebut merupakan kepedulian Kejari dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berbagi dan peduli membantu orang tua melaksanakan sunat.
“Peserta Sunatan Massal diikuti 24 anak. Kita hadir di sini untuk berbagi dengan masyarakat khususnya para orang tua, membantu mereka dalam Sunatan Massal. Kita melibatkan Dinas Kesehatan, RSUD RA Basoeni dan RSUD Prof Dr Soekandar. Harapannya, Kejaksaan dapat hadir di tengah masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk memberikan kemanfaatan,” jelasnya.
Pihaknya berharap semoga setelah sunat, sehat dan segera pulih seperti sedia kala dan bisa melaksanakan kegiatan dan menjadi generasi penerus bangsa serta berbakti kepada orang tua. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mojokerto telah memberikan dukungan dan partisipasi sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Pihaknya berharap semoga seluruh rangkaian acara mendapatkan balasan dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Sebelumnya, Kejari Kabupaten Mojokerto menggelar bakti sosial (baksos) ke panti asuhan dan panti jompo serta donor darah. Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap tanggal 22 Juli. [tin/ted]






