Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 226 personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota mendapatkan pengarahan dan pembekalan. Pengarahan dan pembekalan digelar di Aula Hayam Wuruk, Polres Mojokerto Kota, Kamis (21/11/2024).
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, kegiatan tersebut digelar dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dalam rangka kesiapan jelang tahap pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. “Sehingga saat berada di lapangan nanti dapat menghadapi setiap kerawanan yang terjadi,” ungkapnya.
Yakni saat maupun pasca pelaksanaan pemungutan suara berlangsung. Pihaknya menekankan kepada anggota untuk tidak lengah dalam melaksanakan tugas dan meminta kepada anggotanya untuk segera mengenali lingkungannya termasuk potensi gangguan dan kerawanan yang ada di TPS masing-masing.
“Dengan berkoordinasi dengan TNI maupun Pemerintah Kelurahan atau Desa setempat diharapkan mampu memberikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan lengah untuk mengantisipasi segala potensi gangguan yang mengganggu kelancaran Pilkada,” tegasnya.
Pengarahan juga disampaikan Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kasat Samapta hingga Kasat Lantas. Personel pengamanan juga diberikan buku saku serta ban lengan pengamanan TPS sehingga dalam jelang pelaksanaan tugasnya, personel mampu memahami situasi kamtibmas serta cara bertindak saat menghadapi berbagai potensi gangguan yang akan terjadi. [tin/kun]






