Lamongan (beritajatim.com) – Hingga dua hari terakhir ini, striker Persela Lamongan, Ivan Carlos, tak hadir dalam latihan bersama di Stadion Surajaya.
Sontak, hal itu memunculkan tanda tanya besar di kalangan penggemar Persela. Sehingga mereka pun mempertanyakan keberadaan Ivan Carlos dalam kolom komentar di akun Instagram @perselafc, saat mengunggah video latihan.
Juru taktik Persela Lamongan, Jafri Sastra, saat ditanya awak media terkait absennya pemain asal Brasil tersebut justru melontarkan jawaban canda yang mencuri perhatian.
“Carlos mungkin sedang ada bisnis pecel lele mungkin, biarin aja,” kata Jafri sambil tersenyum, usai memimpin latihan, di Stadion Surajaya, Selasa (28/12/2021).
Kendati demikian, Jafri menjelaskan, sebelumnya Ivan Carlos telah meminta izin untuk tidak bisa mengikuti latihan, lantaran sedang kurang enak badan.
Bahkan, pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini juga mengaku tak terlalu menggubris absennya striker berkepala plontos tersebut.
“Kalau saya jadi pelatih, kalau ada anak yang sakit itu memang ada di depan saya, sehingga saya tahu kalau dia sakit. Kalau nggak di depan saya, saya nggak tahu sakit bener apa enggak. Tapi saya ndak urus itu. Yang penting (pemain) yang ada di depan saya ini yang saya latih,” tukasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Saat ini, lanjut Jafri, pihaknya hanya ingin fokus meningkatkan performa Persela dan bekerja dengan pemain-pemain yang memang punya keinginan kuat untuk membawa Persela bangkit.
“Dari awal saya datang, tim ini bukan berposisi di atas, tapi ada di bawah. Jadi butuh kerja keras. Siapapun yang ada di depan kita, kita harus bekerja keras. Kita lihat anak-anak yang ada di sini, nggak ada yang ngeluh, mau seperti apapun latihannya, mereka enjoy,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jafri berharap, kerja keras yang ditunjukkan oleh para pemain Persela dalam latihan ini mampu memberikan efek positif bagi Laskar Joko Tingkir di putaran kedua BRI Liga 1 nantinya.
“Insya Allah, mudah-mudahan hasilnya baik. Kalau kita ingin yang baik, tentu diawali dengan berlatih yang baik, bekerja keras yang baik,” tandasnya.[riq/ted]






