Ponorogo (beritajatim.com) – Calon haji di Kabupaten Ponorogo sebanyak 17.641 orang masuk daftar tunggu (waiting list) berangkat ke Tanah Suci. Sedangkan masa tunggunya mencapai 69 tahun apabila daftar tahun ini.
Dari jumlah calon haji tersebut, 309 orang di antaranya sudah pernah berhaji. Sehingga mereka yang sudah haji ini mendaftar untuk pergi ke Tanah Suci kedua kalinya.
“Total jemaah waiting list haji di Kabupaten Ponorogo ada 17.641 orang. Dari jumlah itu, 309 sudah pernah berhaji,” kata Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Ponorogo, Mohammad Tohari, Jumat (13/1/2023).
Tohari mengungkapkan, jika calon haji daftar sekarang lewat aplikasi Siskohat, maka estimasi keberangkatannya pada 2092 nanti. Artinya masa tunggu keberangkatan calon haji jika seseorang mendaftar sekarang yaitu selama 69 tahun.
“Jika daftar haji sekarang, maka akan berangkat nanti pada 2092,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Tohari menyebut di tahun ini, tidak ada lagi pembatasan usia maksimal 65 tahun seperti tahun lalu. Hal itu merupakan buah kesepakatan dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah beberapa hari lalu.
Sehingga jemaah calon haji yang berusia di atas 65 tahun dan gagal berangkat tahun lalu, besar kemungkinan diprioritaskan untuk berhaji pada tahun ini.
“Sesuai dengan kesepakatan antara Menag Gus Yaqut dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, tahun ini tidak ada pembatasan usia lagi,” pungkasnya. [end/beq]






