Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto Kota dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) lakukan screening kepada petugas Pos Pengamanan Ketupat Semeru 2021. Ada sebanyak 156 petugas yang berada 11 titik Pospam di wilayah hukum Polresta Mojokerto.
Screening digelar di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Mojokerto. Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut turut menjalani screening. Screening dilakukan sebagai deteksi dini terhadap ratusan petugas tersebut.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, ada 156 personil Polresta Mojokerto yang menjalani screening. Ratusan petugas tersebut merupakan personil yang berjaga di 11 titik pos penjagaan yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

“Ini kita lakukan sebagai deteksi kepada personil yang berjaga karena mereka yang terlibat dan dimungkinkan adanya interaksi dengan pemudik atau warga yang melintas saat sedang melakukan pemeriksaan dan penyekatan bagi pengguna jalan,” ungkapnya, Jumat (21/5/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-mojokerto”]
Masih kata mantan Kapolres Sumenep ini, jika dalam screening dan hasil swab antigen dinyatakan reaktif maka akan dilakukan lagi swab PCR (Polymerace Chain Reaction). Jika dari hasil swab PCR dinyatakan positif Covid-19 maka yang bersangkutan akan dilakukan isolasi.
“Kita akan lakukan tracing kepada siapa saja yang kontak langsung. Hari ini, kita lakukan screening sebanyak 40 personil dan sisanya akan melakukan screening pada, Sabtu besok. Mereka juga kita agendakan untuk menjalani swab antigen,” tegasnya. [tin/ted]






