Jember (beritajatim.com) – Lima belas orang atlet Kabupaten Jember terjun dalam Pekan Paralimpik Pelajar Daerah Jawa Timur, di Sidoarjo, 14-16 November. Mereka ditargetkan meraih empat medali.
Ada empat cabang olahraga yang diikuti, yakni renang (4 atlet), atletik (7 atlet), bulutangkis (3 atlet), tenis meja (1 atlet). Mereka diseleksi dari 60 orang atlet dan menjalani pemusatan latihan selama dua bulan. Mereka didampingi 10 orang ofisial dan diberangkatkan Bupati Hendy Siswanto dari Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (14/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”paralimpik”]
Hendy memuji semangat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jember yang menggembleng para atlet tersebut. “Kami Pemerintah Kabupaten Jember akan terus mendukung program-program NPCI dan kesempatan berlaga di mana pun, termasuk di tingkat nasional,” katanya.
Hendy berterima kasih kepada para pelatih yang melatih dan menyeleksi para atlet. “Terima kasih juga kepada para orang tua atlet yang memberikan semangat kepada putra-putrinya dan insya Allah mengharumkan nama Jember,” katanya.
Hendy percaya dengan pembinaan saat ini dan keberlanjutan latihan, olahraga khusus kaum difabel akan bisa berkembang. “Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember dan teman-teman DPRD Jember juga akan mengawal terus teman-teman NPCI. Ini perlu kolaborasi bersama-sama. Kalau tidak bersama-sama tidak mungkin berhasil memfasilitasi adik-adik kita ini,” katanya.
Ketua NPCI Jember Kusbandono mengatakan, kejuaraan ini baru pertama kali digelar. “Semua daerah yang menjadi peserta sama-sama kuat dan berat. Namun sejauh ini, persiapan kami dalam pemusatan latihan selama dua bulan berjalan lancar, meski tanpa dukungan logistik yang memadai. Pak Bupati sendiri berpesan agar para atlet beruaha maksimal dan pantang menyerah,” katanya. [wir/kun]






