Surabaya (beritajatim.com) – Juventus FC adalah salah satu klub terbesar dan terbaik di sepanjang sejarah sepakbola Italia. Selama 124 tahun perjalanan mereka di dunia sepakbola, Juventus telah memenangkan 36 tropi Liga, 14 Coppa Italia, dan 9 piala Supercoppa Italia.
Secara resmi klub ini didirikan pada 1 November 1897 dengan nama Sport Club Juventus. Mereka adalah klub tertua kedua setelah Genoa yang didirikan empat tahun sebelumnya pada 1893. Maka, tidak aneh jika klub ini dijuluki Si Nyonya Tua, La Veccihia Signora.
Klub yang lahir dan bertempat di Kota Turin, Italia ini awalnya didirkan oleh sekelompok pelajar muda Kota Turin. Mereka adalah sekumpulam siswa sekolah Massimo D’Azeglio Lyceum yang berlokasi di Liceo D’Azeglio, Turin. Kelompok anak-anak muda ini diketuai oleh Eugenio Canfani dan saudaranya Enrico.
Klub ini kemudian berganti nama setahun sebelum mereka bergabung dengan Kejuaraan Sepakbola Italia pada tahun 1900. Nama sport club yang ada di depan Juventus kemudian diganti dengan Football Club Juventus. Dan sejak saat itu, klub yang identik dengan seragam pink-hitam ini menjadi penantang yang cukup merepotkan.
Bahkan, di tahun 1905 mereka berhasil menjuarai Kompetisi Liga Italia untuk kali pertama. Saat itu, mereka sudah berganti jersey dari pink menjadi hitam-putih. Warna yang terus mereka gunakan hingga hari ini. Perubahan jersey ini terinspirasi dari salah satu klub asal Inggris Notts Country.
Bukan tanpa alasan Juventus kini menjadi tim besar dan terbaik di Italia. Sebab, sejak bergabung di kompetisi tertinggi Itali tahun 1900 dan berganti nama menjadi Serie A tahun 1929, Juventus hanya sekali terdegradasi. Itu pun akibat dari skandal pengaturan skor.
Satu musim berkompetisi di Serie B musim 2006-2007, Juventus kembali ke kasta tertinggi Serie A setahun kemudian. Sejak saat itu, Juventus terus melakukan pembenahan di internal klub setelah dipukul habis-habisan karena skandal pengaturan skor. Hasilnya, empat tahun kemudian, sejak musim 2011-2012 Juventus kembali menjadi penguasa Italia.
Di bawah asuhan Antonio Conte, Juventus berhasil menjadi juara Serie A Italia selama empat musim berturut-turut. Pencapaian ini pun dilanjutkan oleh Allegri yang membesut Juve sejak musim 2014-2019. Dominasi mereka berlanjuit hingga sembilan musim berturut-turut.
Sayangnya, meski mampu mendominasi di Itali, Juventus belum juga mampu kembali menjuarai Liga Champions Eropa. Sehingga, sampai saat ini koleksi mereka di kasta tertinggi Eropa itu masih belum juga bertambah, 2 trofi. [tur/bjo]






