Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggandeng relawan kebencanaan dan kemanusiaan untuk mengantisipasi bencana banjir pada musim hujan akhir tahun 2022.
“Kami mengajak mereka untuk membersihkan sungai Bedadung dari hulu sampai hilir agar menjadi tempat wisata yang baik. Kami minta teman-teman relawan programnya seperti apa dan pemkab akan mendukungnya,” kata Bupati Hendy Siswanto.
Pembersihan sampah sudah dilakukan bertahap sejak Januari 2022. “Kami meminta teman-teman untuk membuat bank-bank sampah,” kata Hendy.
Kedua, antisipasi terhadap banjir. “Terjadi pendangkalan sungai ekstrem di Jember ini dan saya sudah lapor ke gubernur. Harus ada penanganan komprehensif terhadap aliran sungai dari kaki Gunung Argopuro sampai hilir di Puger,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Penanganan itu membutuhkan perencanaan total, bukan hanya oleh Pemkab Jember, tapi pemerintah provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Salah satunya memperbaiki bendungan yang rusak di sepanjang aliran sungai di Kecamatan Panti.
“Kami akan melakukan mitigasi bencana, kalau sudah memasuki kemarau. Kami akan berikan pelatihan dan pembuatan tempat evakuasi untuk masyarakat yang tinggal di daerah (sungai) yang dilewati banjit. Kedua, kami akan menanam pohon trembesi. Dibutuhkan sekitar 110 ribu pohon dari hulu sampai hilir bersama teman-teman relawan,” kata Hendy. [wir/but]






