Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 1.233 CJH (Calon Jemaah Haji) Kabupaten Jombang belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di bank penerima setoran. Sedangkan yang sudah melakukan pelunasan sebanyak 207 CJH. Kuota CJH Jombang tahun ini 1.440 orang.
Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Jombang Muhajir, Selasa (23/1/2024). “Hingga Senin 22 Januari 2024 kemarin yang melakukan pelunasan sebanyak 207 CJH,” ujar Muhajir ketika dikonformasi beritajatim.com.
Muhajir menjelaskan, sesuai data yang diterima dari Kemenag RI, jumlah CJH yang berhak melakukan pelunasan ada 1.440 orang. Dengan rincian, jemaah reguler 1.084, CJH lansia 39 orang, CJH kuota cadangan 317 orang.
Muhajir menjelaskan, CJH Jombang yang sudah masuk porsi sudah datang ke bank penerima setoran. Namun karena istitoah (kemampuan jamaah haji dari segi kesehatan) CJH belum terinput di sistem sehingga nama mereka belum muncul. “Ada yang belum bisa melunasi karena terkendala sistem di istitha’ah-nya,” ujarnya.
Atas kendala itu, ia meminta para CJH untuk bersabar menunggu perkembangan informasi terkait pelunasan CJH. “Jadwal pelunasan biaya haji tahap pertama akan berakhir di 12 Februari mendatang,” lanjut Muhajir.
Bagaimana jika sampai jadwal pelunasan tahap 1 berakhir mereka belum melunasi? Muhajir mengatakan, masih ada tahap II yang dibuka khusus bagi beberapa kriteria salah satu karena CJH yang belum bisa melunasi karena gagal sistem. “Yang sudah mendapat surat istitoah sampai tanggal 23 januari 2024 sebanyak 557 CJH,” urainya.
Muhajir mengungkapkan, pelunasan biaya haji tahap pertama untuk CJH 2024 embarkasi Surabaya sebesar Rp60. 526.334. Artinya, ketika jemaah sudah punya tabungan awal atau setoran awal sebesar Rp25.000.000, maka mereka harus melakukan pelunasan biaya haji sebesar Rp35.526.334.
“Sekali lagi, hingga hari ini yang sudah melakukan pelunasan Bipih di Kabupaten Jombang sebanyak 207 CJH. Sedangkan yang sudah mendapatkan surat istitoah 557 CJH,” pungkas Muhajir. [suf]






