Hukum & Kriminal

Istri Buta dan Hamil, Diduga Sering Dianiaya lalu Meninggal

Polres Bangkalan ungkap kasus penganiayaan suami kepada istri

Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang suami berinisial M (39) warga Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, tega menganiaya istrinya sendiri hingga meninggal dunia. Yang lebih tragis lagi, sang istri ternyata dalam kondisi hamil 6 bulan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, tersangka melakukan penganiayaan kepada istrinya bukan hanya sekali.

“Penganiayaan M terhadap istrinya sudah berkali-kali dengan motif karena jengkel. Padahal, korban dalam kondisi buta dan lumpuh. Terakhir, korban disuapin oleh suaminya lalu disemburkan ke muka suamianya dan terjadilah penganiayaan,” terangnya, Selasa (24/12/2019).

Rama menjelaskan, selang beberapa hari kejadian, korban dijemput oleh keluarganya untuk dibawa pulang ke rumah orang tuanya di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Korban dibawa dalam kodisi lumpuh.

“Saat perjalanan pulang, korban menceritakan apa yang telah dilakukan oleh suaminya, korban langsung dibawa ke RSUD Sampang untuk dilakukan perawatan. Karena tidak ada perubahan, korban dibawa pulang dan kemudian meninggal dunia,” kata Kapolres Bangkalan.

Akibat perbuatannya, tersangka sudah mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Bangkalan, pasca dilaporkan oleh pihak keluarga korban. “Tersangka dikenakan pasal 44 ayat (1) (2) dan (3) jo pasal 5 haru a UU RI No. 23 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman kurungan paling lama 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, korban menikah dengan tersangka tahun 1998 lalu. Korban mengalami kebutaan 10 tahun dan mulai sakit-sakitan sejak 5 terakhir sebelum meninggal dunia. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar