Jember (beritajatim.com) – Tim bola basket 5×5 putra dan putri Kabupaten Jember mengakhiri Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII dengan nasib yang berbeda. Tim basket putri gagal merebut medali perunggu, sementara tim putra berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Jember.
Tim bola basket 5X5 putri Jember kalah telak 36-70 dari Kabupaten Blitar. Sementara itu, tim basket putra menundukkan Kabupaten Ngawi 69-65 untuk merebut medali perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII, di Gelanggang Olahraga Garuda, Kabupaten Jember, Rabu (29/6/2022).
Jember sempat unggul jauh 39-25 pada seperempat babak kedua. Namun pada seperempat babak ketiga, Ngawi bangkit dan skor pun imbang 49-49. Pada seperempat babak terakhir, pertandingan makin ketat. Namun Jember berhasil menyudahi perlawanan Ngawi dengan keunggulan dua bola.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Porprov”]
“Memang tidak sesuai target. Target kami ke final. Tapi kemarin lawan kami terlalu berat, jadi Kota Malang pantas ke final. Alhamdulillah, hari ini kami masih masih diberi keberuntungan oleh Yang di Atas, masih diberi perunggu,” kata pelatih tim basket putra Jember, Arif Angga Yuda.
Arif menyebut medali perunggu itu adalah pelipur lara. “Ini persembahan kami kepada masyarakat yang sejak penyisihan sampai partai terakhir tidak berhenti mendukung tim basket,” katanya.
Tim basket putra Jember memiliki potensi. Namun, Arif mengatakan, masih banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama untuk hal-hal fundamental pada pemain. “Kami masih perlu mengasah skill pemain lebih bagus daripada kota-kota lainnya. Dasarnya itu. Kalau kami skill saja kalah, sudah susah,” katanya.
Tahun depan, rencananya porprov akan dilangsungkan. “Yang pasti kami tunggu dari Perbasi, kami mengikuti saja apa program ke depannya,” kata Arif. [wir/kun]






