Iklan Banner Sukun
Teknologi

SMILLE Luncurkan Meta-Nose Di Summit Metaverse

Surabaya (beritajatim.com) – Metaverse sedang naik daun. Sejumlah perusahaan besar mulai membuat dunia metaversenya masing-masing. Kata kunci metaverse juga ikut meningkat dengan banyaknya masyarakat yang akhirnya tertarik untuk mencari tahu seperti apa metaverse itu.

Untuk mendukung banyaknya perusahaan yang akhirnya terjun dalam metaverse, festival metaverse terbesar pertama akhirnya diluncurkan.

Metaverse Summit merupakan festival skala internasional yang menghadirkan teknologi dan kreativitas dalam ruang Metaverse yang dibuat oleh Yingzi Yuan.


Tahukah Anda, Summit Metaverse pertama digelar di Paris pada 16 – 17 Juli 2022 yang lalu. Dan Metaverse Summit 2022 menghadirkan lebih dari 200 pengusaha terkemuka yang menjadi pembicara untuk menjelajahi dan membangun masa depan dalam metaverse.

Beberapa nama yang tampak tak asing yang juga akan hadir dalam Metaverse Summit adalah Sebastien Borget, co-founder dari The Sandbox, Liko Subakti, CEO dari Project Seed,
Jonathan Brun, CEO dari Lighthouse, Sandy Carter, SVP dari Unstoppable Domains, Kevin Oranje, CEO dari Interverse, Diego Di Tommaso, COO dari Over the Reality, hingga Alan Smithson, co-founder dari MetaVRse.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini tentu akan menjadi momen yang unik dan terlupakan bagi komunitas internasional untuk bertemu langsung, menemukan sinergi
baru, dan mengembangkan proyeknya.

Uniknya, dalam festival ini, Metaverse Summit Paris 2022 akan membaginya menjadi beberapa sesi, yaitu Main Stage dan Expert Stage. Dan khusus untuk startup yang telah ikut berpartisipasi, Metaverse Summit menghadirkan Metaverse Startup Competition.

Sebuah kompetisi dimana para startup dapat ikut berkumpul dan mempresentasikan proyeknya dalam ruang pameran. Hal ini memberikan kesempatan dalam membangun koneksi untuk dapat menemukan peluang bisnis.

Lebih dari 100 startup berpartisipasi dalam kompetisi ini. Salah satu startup yang sukses menyita perhatian pengunjung karena proyeknya yang cukup unik adalah SMILLE. Alistair Pernigo, menjelaskan bahwa SMILLE berfokus untuk mengembangkan ekosistem baru dengan memanfaatkan aroma dalam domain audio-visual, dimana nantinya ia akan menerapkan konsep Synesthetic Technology dalam ruang metaverse.

SMILLE membawa misi untuk memperkenalkan aroma dari semua spektrum yang ‘dapat diendus’ ke dalam setiap pengalaman digital di masa depan.
Pada festival Metaverse Summit Paris 2022 yang lalu, SMILLE memperkenalkan ©Meta-Nose yang merupakan perangkat fisik yang dapat merekam dan memvirtualisasikan aroma sebagai langkah pertamanya.

Meta-Nose sendiri bekerja dengan memanfaatkan data kimia dan frekuensi getaran dari molekul bau dan mengubahnya menjadi geometri dan gelombang informasi. Melalui Meta-Nose, SMILLE berhasil menghadirkan inovasi baru yang tak didapatkan sebelumnya Lahirkan Ide Baru.

Branding Akhirnya Bersatu Dengan Metaverse

Start Friday Asia sendiri berhasil menjadi metaverse consultant pertama di Indonesia yang hadir dalam festival Metaverse Summit yang di adakan di Paris ini.

Rian Kurniawan, Managing Director sekaligus Brand Consultant Start Friday Asia, mengatakan, dunia Metaverse akan mulai kelihatan perannya di dunia Branding dalam beberapa bulan lagi.

“Ini bukan sebuah loncatan new era marketing, tetapi akan menjadi new normal di marketing.” ujarnya.

Tidak hadir dengan tangan kosong, Start Friday Asia juga meluncurkan brand terbarunya yaitu Metavbit untuk mendukung misinya mengenalkan dunia Metaverse di Indonesia.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar