Teknologi

Polresta Sidoarjo Luncurkan Aplikasi E-SIM Berbasis Android

Sidoarjo (beritajatim.com) – Satlantas Polresta Sidoarjo membuat terobosan kemudahan untuk mengurus surat Ijin mengemudi (SIM) baru maupun perpanjangan di Satpas Polresta Sidoarjo, berbasis online di aplikasi android.

Pendaftar bisa menggunakan aplikasi E-SIM Sidoarjo. Dari aplikasi itu, masyarakat bisa memanfaatkan program ini, cukup dengan cara membuka aplikasi tersebut, mendownload dan registrasi di smartphone.

Bagi masyarakat yang mau mengurus SIM baru atau perpanjangan, masuk di form pendaftaran lantas mengisi data diri di kolom yang telah tersedia. “Setelah mengisi, pengguna akan mendapat kode booking yang dikirim via email,” kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar, Rabu (30/1/2019).

Fahrian menambahkan pendaftar yang menerima kode booking tersebut dibawa ke Satpas. Kemudian dilengkapi dengan foto kopi KTP dan surat keterangan kesehatan. Ditunjukkan ke petugas, kemudian diproses verifikasi, lanjut foto dan tanda tangan.

Sedangkan untuk SIM baru, tentu ada proses ujian praktik dan uji tulis. “Proses bisa lebih cepat, tidak perlu antre dan tidak perlu mengisi formulir lagi saat di Satpas,” jelas dia.

Dalam program E-SIM Sidoarjo ini, lanjut mantan Kasi STNK Ditlantas Polda Jatim itu, masyarakat yang mau mengurus SIM jauh lebih mudah dan cepat. Demikian juga petugas pelayanan di Satpas, juga lebih cepat dalam memproses perpanjangan atau pengurusan SIM baru.

Aplikasi E-SIM Sidoarjo bisa di download di play store

“Terkadang kan ada warga yang tulisannya seperti “dokter” sehingga petugas kesulitan membaca. Nah, dengan program ini tidak terjadi lagi. Karena formulir sudah ada di aplikasi. Di Satpas tidak ada lagi bolpoin atau kertas, paperless,” papar Fahrian.

Selain di Satpas Polresta Sidoarjo, layanan e-SIM juga bisa digunakan di SIM Corner yang ada di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo. Cara dan prosesnya sama, dari android kemudian kode booking dibawa ke loket layanan.

Selain memudahkan dan mempercepat proses, program ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir proses percaloan dalam proses pengurusan SIM.

Satlantas menjamin, tidak ada pungutan lain di luar biaya yang sudah ada dalam aturan. Karena sejak awal pemohon sudah mengajukan lewat aplikasi di ponselnya sendiri, sehingga proses lanjutan di Satpas juga harus diurus sendiri.

“Jika ada tarikan di luar aturan atau ada petugas Satpas yang tidak sesuai dalam memberi layanan, silakan lapor. Kami janji, jika terbukti bersalah petugas itu akan dikenakan sanksi tegas,” janji Fahrian menutup. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar