Teknologi

Bahasa Using Bisa Diakses Secara Online

Banyuwangi (beritajatim.com) – Meskipun Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kurang perduli terhadap perkmbangan Bahasa Using, sebagai Bahasa Daerah yang hidup dan berkembang. Namun ada Paguyuban, Sengker Kuwung Belambangan (SKB) masih konsisten mengembangkan Bahasa Using yang disenyalir sebagai Bahasa sisa-sisa Laskar Blambangan masal lalu.

“Kamus Using daring ini merupakan impian untuk mengembangkan Bahasa Using. Terima kasih harus diharurkan kepada almarhum Baoak Hasan Ali yang sudah mengawali perjuangan, untuk menegakan marwah Bahasa Using tulis”, kata Antariksawan Jusuf, Ketua SKB saat peluncuan Kamus Daring Using dan wibseite www.belambangan.com di Café Jukung, Kemiren Banyuwangi (Sabtu, 21/09/2019).

Kamus daring ini merupakan versi digital dari kamus cetak yang nantinya akan terus dikembangkan dengan masukan dari berbagai unsur masyarakat. Kamus cetak Bahasa Daerah Using-Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Blambangan pertama kali tahun 2002, tidak pernah mengalami penambahan lema. Isi lema dikumpulkan dari tiga wilayah dialek, yaitu Banyuwangi kota, Banyuwangi Barat dan Banyuwangi Selatan (Rogojampi-Gambiran-Singojuruh).
“Kamus semestinya disempurnakan minimal dua tahun sekali untuk menampung berbagai lema baru karena perkembangan dunia. Dengan adanya teknologi, perbaruan itu dimudahkan,” lanjut Antariksawan lagi.

Kamus daring ini akan menampung dialek dari berbagai daerah Banyuwangi pengguna bahasa Using sehingga diharapkan dalam lima tahun ke depan, jumlah lema dalam kamus sudah meningkat dua kali lipat. Saat ini kamus cetak tersebut baru memuat sekitar 24.000 lema. Bandingkan dengan kamus bahasa Indonesia yang memuat sekitar 120.000 lema atau bahasa Sunda 150.000 lema.

Ijin untuk membuat kamus dalam jaringan (daring) diberikan oleh pihak keluarga tertanggal 20 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh para ahli waris Bapak Hasan Ali, yaitu Ibu Emilia Contessa, Bapak Dino Rossano Hansa, Bapak (alm) Rio Rossano Hansa yang diwakili oleh istrinya Yuni dan Virgia Hasan.

Bahkan saat peluncuran, anak bungsu Almarhum Hasan Ali, Virgie Hasan yang juga dikenal sebagai presenter JTV berbahasa Using, tidak bisa menyembuntiukan rasa senangnya atas peluncuran Kamus Daring Bahasa Using. “Saya mengucapkan terima kasih atas jerih payah SKB, untuk mengenalkan Bahasa Using lebih mudah dipelajari oleh kaum milwenial dengan menggunakan media online. Saya adalah adalah saksi sejarahg, bagaimana almarhum Bapak saya bersusah payah agar Bahasa Using bisa diajarkan di sekolah dengan menyusun Kamus dan materi ajar lainnya”, kata Virgie Hasan.

Sebagai persiapan menuju penyempurnaan kamus, SKB telah menggelar dua kali Pelatihan Menulis Kamus bersama Dr. Ganjar Harimansyah dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Jakarta pada bulan Februari dan Oktober 2018 di kampus Untag Banyuwangi. Pelatihan yang diikuti sekitar 100 orang dari berbagai daerah di Banyuwangi tersebut memang hanya memberi pengetahuan dasar bagaimana menulis bahasa Using baku untuk bahasa tulis, serta dasar-dasar perkamusan. Peserta Pelatihan ini berpotensi untuk menjadi pemasok lema pada kamus Using daring.
Kamus Using daring tersebut hanya menjadi salah satu bagian dari portal belambangan.com yang isinya meliputi opini, laporan, resep, wisata yang bisa disajikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Using.

Portal dan kamus daring ini menjadi salah satu bagian dari kegiatan SKB yang dikhususkan untuk mengembangkan bahasa Using. Selain portal ini, SKB sudah tujuh tahun berturut-turut tanpa jeda menyelenggarakan Lomba Menulis Cerpen Berbahasa Using berbagai tingkatan, Lomba Mengeja di Radio Blambangan, menerbitkan buku-buku berbahasa Using serta buku tentang sejarah Blambangan, serta berbagai macam Pelatihan. (kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar