Gus Yahya perkuat agenda Islam Kemanusiaan usai purna tugas dari PBNU melalui CSCV, Bayt ar-Rahmah, dan dialog antaragama global
KUMPULAN BERITA Muktamar NU
Berkunjung ke Jombang untuk mengikuti atau menyaksikan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas tentu tidak lengkap tanpa membawa pulang buah tangan khas Kota Santri.
Gus Ufik berharap kepemimpinan Gus Kikin dan Kyai Miftah memperkuat khidmah kesehatan NU, rumah sakit NU, dan kemandirian organisasi
Profil Gus Kikin, pewaris tiga pesantren besar Jombang Tebuireng, Seblak, Paculgowang yang mendapat mandat maju sebagai calon Ketua Umum PBNU
Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031, KH Abdul Hakim atau yang akrab disapa Gus Kikin menegaskan komitmennya
AHWA menetapkan KH Abdul Hakim Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang
Lima calon Ketua Umum PBNU disetujui Rais ‘Aam KH Miftachul Akhyar. Penentuan ketum baru masuk tahap musyawarah Muktamar Ke-35 NU
Lima calon Ketua Umum PBNU ditetapkan, Gus Kikin raih suara tertinggi. Pemilihan berlanjut melalui musyawarah Rais Aam dan AHWA.
Rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, memasuki fase krusial.
Dalam sidang tersebut, sembilan kiai terpilih yang tergabung dalam anggota AHWA tengah melaksanakan musyawarah untuk menentukan Rais Aam PBNU.








