Iklan Banner Sukun
Sorotan

Menanti Lanjutan Dinamika Politik PPP Pamekasan

Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mundjidah Wahab (tanda tangan) menandatangani surat disaksikan Ketua PPC PPP Pamekasan, Wazirul Jihad menerima SK di Surabaya, Rabu (11/5/2022). [Gambar: DPW PPP Jatim]

Dinamika politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, diprediksi kembali kembali menatik khususnya pasca penetapan RPA Wazirul Jihad ditetapkan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan, Periode 2022/2027.

Hal tersebut tidak lepas dari berbagai kebijakan internal partai politik (parpol), khususnya dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya berkenaan dengan persetujuan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan dari Parpol berlogo Ka’bah.

Dalam surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Nomor 2271/IN/DPP/IX/2019 tertanggal 13 September 2019, terdapat rekomendasi berupa persetujuan pimpinan DPRD Pamekasan, dengan merekomendasikan sebanyak 4 (empat) poin penting.

Satu di antaranya berupa jabatan Ketua DPRD Pamekasan, yang menjadi ‘hak milik’ PPP sebagai parpol pemenang pemilihan umum (pemilu), dibagi menjadi dua periode untuk 2,5 tahun masa jabatan. Di mana posisi ketua legislatif dijabat Fathor Rohman untuk periode pertama.

Periode kedua direkomendasikan ditempati Halili Yasin, namun dengan catatan ia harus menempati jabatan sebagai Ketua DPC PPP Pamekasan, seperti yang ia emban melalui hasil Musyawarah Cabang VIII DPC PPP Pamekasan, beberapa tahun lalu.

Bahkan hasil Muscab IX DPC PPP Pamekasan, di Auditorium Hotel Cahaya Berlian, Jl Raya Panglegur Nomor 69-71, Tlanakan, Pamekasan, Senin (6/12/2021) lalu. Halili Yasin juga unggul dari kader atau kandidat lain dan masuk dalam 5 (lima) orang yang tercovoer dalam Tim Formatur.

Kelima orang formatur tersebut, berasal dari 4 (empat) unsur berbeda di lingkungan internal PPP. Meliputi satu orang dari unsur Dewan Pengurus Pusat (DPP), satu orang dari unsur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), satu orang dari unsur DPC, serta dua orang lainnya dari unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Melalui hasil Muscab IX tersebut, Halili Yasin berpeluang untuk kembali memimpin DPC PPP Pamekasan, sekaligus kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Pamekasan, melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan kompatriotnya sesama politisi PPP, yakni Fathor Rohman.

Hanya saja, DPP PPP justru menetapkan RPA Wazirul Jihad dan Achmadi sebagai Ketua dan Sekretaris DPC PPP Pamekasan, Periode 2022/2027. Sekaligus menandakan rekomendasi pertama ‘terancam’ gagal terealisasi, di mana sosok Halili Yasin justru gagal menjadi Ketua DPC PPP Pamekasan, dan nantinya juga gagal menjabat Ketua DPRD Pamekasan (berdasar rekomendasi pertama).

Beragam kebijakan internal DPC PPP Pamekasan memang selalu menarik untuk dinanti. Bahkan tidak menutup kemungkinan Halili Yasin kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Pamekasan, sekalipun ia gagal menjabat sebagai Ketua DPC PPP Pamekasan. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar