Sorotan

Pemilu Presiden 2024

Akankah Prabowo Subianto Kembali Digdaya di Pamekasan?

Salah satu Baliho Jumbo Prabowo Subianto, di Jl Raya Panglegur Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Calon Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu sosok familiar di kalangan masyarakat Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut tidak lepas dari keberadaan dirinya yang kembali mencalonkan diri sebagai Presiden RI untuk ketiga kalinya, yakni pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Sebelumnya ia menjadi calon presiden bersama dua tokoh berbeda, bersama Hatta Rajasa pada Pemilu 2014, serta berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pemilu 2019.

Dalam kesempatan tersebut, ia kalah bersaing dengan Joko Widodo bersama dua pasangan berbeda pada dua pelaksanaan pemilu berbeda, yakni bersama Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada Pemilu 2014, serta bersama KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) pada Pemilu 2019.

Baca Juga: Kantong Suara Prabowo Subianto di Madura

Pada dua pelaksanaan Pemilu tersebut, Prabowo Subianto memang kalah dari Joko Widodo. Namun berdasar catatan hasil Pemilu, Prabowo justru mengungguli Jokowi dalam perolehan suara di Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan.

Pada Pemilu 2014, pasangan Prabowo-Hatta ungguli telak atas pasangan Jokowi-JK di seluruh kabupaten di Pulau Garam, Madura. Meliputi Bangkalan dengan perolehan sebanyak 644.608 suara (81,20 persen) berbanding sebanyak 149.258 suara (18,80 persen).

Pamekasan; Prabowo-Hatta mendapat sebanyak 378.652 suara (73,69 persen) berbanding sebanyak 135.178 suara (26,31 persen). Sampang; sebanyak 474.752 suara (74,47 persen) berbanding sebanyak 162.785 suara (25,53 persen), serta Sumenep; dengan suara sebanyak 332.956 (57,57 persen) berbanding sebanyak 245.410 suara (42,43 persen).

Pada Pemilu 2019, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno, kembali kalah untuk kedua kalinya dari pasangan Jokowi-Ma’ruf, termasuk dalam skala regional di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sumbang Rp5 Miliar untuk Palestina

Berdasar rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, pasangan Jokowi-Ma’ruf meraup sebanyak 16.231.668 suara (65,79 persen). Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi mendapat 8.441.247 suara (34,21 persen) atau selisih sebanyak 7.790.421 suara.

Berbeda dengan pemilu sebelumnya, Prabowo gagal mempertahankan kenangan atas Jokowi di salah satu kabupaten Pulau Garam, Madura, yakni di kabupaten Bangkalan. Saat itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat dukungan sebanyak 440.129 suara berbanding sebanyak 322.131 suara milik Prabowo-Sandi.

Namun tiga kabupaten lainnya di Madura, Prabowo kembali menang telak atas Jokowi. Pamekasan; Jokowi-Ma’ruf mendapat dukungan 102.931 suara berbanding 531.561 suara Prabowo Sandi, disusul Sampang; Jokowi-Ma’ruf sebanyak 187.189 suara berbanding 570.597 suara Prabowo-Sandi, Sumenep; Jokowi-Ma’ruf mendapat 242.305 suara berbanding 436.931 suara milik Prabowo-Sandi.

Khusus untuk Pemilu 2019 di kabupaten Pamekasan, Prabowo unggul telak dari Jokowi dengan prosentase sebesar 83,78 persen (531.561 suara) berbanding 16,22 persen (102.931 suara) untuk Jokowi Ma’ruf.

Baca Juga: Dapat Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran: Lambang Kedamaian

Bahkan dari hasil tersebut, pasangan Prabowo-Sandi berhasil unggul telak dari Pasangan Jokowi-Ma’ruf di seluruh 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

Pada Pemilu 2024 mendatang, Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, dan didukung 9 partai politik (parpol) berbeda, masing-masing Partai Demokrat, Garuda, Gelora Indonesia, Gerindra, Golkar, PAN, PBB, Prima, dan PSI,

Mereka akan bersaing dengan pasangan lain, yakni Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan dukungan 4 parpol berbeda, yakni Partai Nasdem, PKB, PKS dan Ummat. Serta pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan dukungan 4 parpol berbeda, yakni Partai Perindo, Hanura, PDI Perjuangan, serta PPP.

Berdasar data di atas, akankah sosok Prabowo Subianto akan kembali mendapat dukungan dari masyarakat Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan, pada pelaksanaan pesta rakyat lima tahunan pada 2024 mendatang. [pin/ted]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar