Siapa Dia

Wagini ‘Anak Genderuwo’ Alas Purwo, Begini Kondisinya Sekarang

Wagini 'Anak Gendruwo' Alas Purwo Banyuwangi.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Namanya lama tidak terdengar setelah sempat heboh di pertengahan tahun 2013 sebagai anak genderuwo. Kini di usia 48 tahun, ia hidup normal berdampingan dengan masyarakat.

Dalam perjalanan menuju Alas Purwo, tim beritajatim TV tidak sengaja berpapasan dengan Wagini pada Sabtu (8/8/2020). Penampilannya banyak berubah. Rambut gondrongnya terikat rapi ke belakang. Ia tampak santai dalam setelan kaos motif berwarna hijau dan celana jeans.

Sambil sesekali menyesap degan hijau yang tersedia, ia menceritakan kesibukannya saat ini. Menyambut tamu dari berbagai daerah adalah rutinitas barunya.

“Ada tamu itu dari Bali, Malang, Kalimantan, Sulawesi, banyak lah. Yang datang tidak tentu. Kadang dua orang. Kadang sampai empat kali datang,” ucapnya.

Tugasnya pun tergantung keperluan tamu, lanjut Wagini. Dari yang hanya mengantarkan ke Alas Purwo hingga membantu masyarakat yang sedang kesusahan.

Wagini ‘Anak Gendruwo’ Alas Purwo Banyuwangi.

“Tamu itu datang karena ada keperluan sendiri-sendiri. Misal keperluan bangun rumah, kalau ada yang ingin ke Alas Purwo ya saya antarkan, mengobati orang juga. Kalau saya bisa bantu ya saya tangani,” jelas Wagini.

Wagini sendiri mengaku tidak tahu menahu dari mana orang-orang mengetahui tentang dirinya. Ia juga menyebut saat mengobati tamunya, bapaknya kerap hadir mendampingi.

“Saat mengobati orang. Itu bapak saya selalu mendampingi. Jadi bapak saya tidak hanya mendampingi tapi juga membantu,” ungkap dia.

Wagini lantas mengisahkan sedikit perihal kisah hidupnya. Awalnya, ia belum percaya dengan omongan orang yang menyebutnya anak genderuwo. Hal itu membuatnya tidak nyaman hingga ia bertanya kepada neneknya. Meski sempat tidak percaya juga, pada akhirnya ia belajar ritual agar dapat bertemu dengan bapaknya.

“Pada akhirnya ya ketemu. Belajar ritual itu dua kali mulai umur 25 tahun. Nah, saat ketemu beliau tidak pernah bilang apa-apa. Sampai saat ini bapak saya ya sering nampak,” akunya.

Kondisi pandemi ternyata turut mempengaruhi kesehariannya. Ia mengatakan lebih banyak di rumah lantaran tamu yang datang menurun. Kendati demikian, ia masih sering datang ke Alas Purwo.

“Tahun ini tamu agak sepi. Selama ada corona bisa dikatakan menurun lah. Kalau main ke alas purwo ya sering lah. Jadi kalau saya ada kebutuhan pribadi maka saya akan datang ke alas purwo,” pungkasnya.

Nama Wagini dikenal luas usai muncul di pemberitaan dan diundang di stasiun televisi beberapa tahun silam. Cerita yang beredar, ibu Wagini berhubungan intim dengan genderuwo yang menyamar sebagai suaminya lalu hamil dan melahirkan dia. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar