Siapa Dia

Selain Pendakwah, Syekh Ali Jaber Ternyata Jago Masak Nasi Bukhari

Syekh Ali Jaber berdakwah di Masjid Khadijah, Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Kedatangan Syekh Ali Jaber di Kota Malang dinantikan ratusan jemaahnya. Sedari, Kamis, (17/9/2020) sore satu persatu jemaah datang ke Masjid Khadijah, Jalan Arjuna, Kota Malang. Selain melakukan tauziah, dia juga melakukan masak dan buka bersama.

Asisten pribadi Syekh Ali Jaber, yakni Abu Aras mengatakan Syekh Ali Jaber memang jago memasak makanan khas Arab. Di restauran Baitul Maqdis yang berada di seberang Masjid Khadijah Syekh Ali Jaber masak nasi Bukhari. Salah satu masakan khas Arab.

“Beliau masak nasi Bukhari. Memang beliau punya hobi masak sejak dulu, belajar secara otodidak hasil belajar dari ibunya, hidupnya mandiri kan saat belajar di Madinah. Rata-rata masakan Arab bisa dimasak beliau,” ujar Abu Aras.

Sementara untuk, masakan khas Indonesia Syekh Ali Jaber diketahui belum pernah melakukannya. Mungkin, karena Syekh Ali Jaber belum terbiasa memasak makanan khas Indonesia. Sedangkan masakan khas Arab telah dia kenal sejak kecil. Bahkan terbiasa di masak saat menempuh pendidikan di Madinah.

Syekh Ali Jaber meminta kepada seluruh jemaahnya untuk tetap bersabar dan tidak terprovokasi atas insiden penusukan yang dia alami di Lampung, beberapa hari lalu. Pesan itu dia sampaikan saat bertemu dengan para jemaahnya di Masjid Khadijah, Kota Malang.

Syekh Ali Jaber dikawal polisi dan Banser NU Kota Malang.

“Jadi tolong jemaah sekalian jangan terpancing dan terprovokasi dengan kejadian itu, jadi mohon sabar dan tenang. Saya akan memberikan pernyataan langsung kondisi terkini secara live di channel youtube,” ujar Syekh Ali Jaber.

Ulama asal Madinah itu mengatakan, bahwa apa yang terjadi kepada dirinya merupakan ujian dari Allah SWT. Saat ini proses hukum kepada pelaku penusukan yakni, Alpin Adrian dia serahkan ke polisi. Dia yakin polisi akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Semuanya akan berjalan dengan baik dan saya sudah serahkan sepenuhnya kepercayaan saya kepada aparat kepolisian untuk menegakan hukum,” kata Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber juga meminta kepada semua pihak untuk tidak mengaitkan insiden penusukan itu dengan isu-isu yang lainnya. Dia menegaskan selama berdakwah dan menyebarkan agama islam dirinya tidak pernah memiliki musuh.

“Jangan dikaitkan dengan isu manapun. Itu adalah ujian dari Allah SWT, dan saya tidak punya musuh dimana pun dan Insyaallah dengan kejadian ini untuk kita tetap bersatu bersama membangun Indonesia,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar