Siapa Dia

Sekretaris Asprov PSSI Jatim Ungkap Sosok Ratu Tisha

Surabaya (beritajatim.com) – Catatan Ratu Tisha Destria sebagai Sekretaris Jendral PSSI sejak tahun 2017 memang cukup membuat PSSI bangkit dari keterpurukan. Bahkan beberapa Asprov PSSI di Indonesia menyayangkan Ratu Tisha mundur dari bangku kesekjenan.

Salah satu orang yang cukup dekat Tisha yaitu Sekretaris PSSI Jatim Amir Burhannudin menceritakan sosok wanita asal Banten ini. Ia mengenal sosok Tisha memang cukup dekat.

Terlepas akan kekurangannya, Amir menganggap Tisha adalah Sekretaris Jendral yang membawa PSSI dari keterpurukan krisis keuangan hingga konflik antar manajemen dan terbukti kini PSSI dalam kondisi stabil.

Bahkan dalam hal keuangan, dari minus 83 Miliar hingga seluruh hutang PSSI dari jaman Nurdin Halid sudah diselesaikan oleh Ratu Tisha.

“Tisha yang membawa keluar PSSI dari krisis keuangan, PSSI pernah minus 83 miliar hingga kongres pemilihan kemarin surplus 30 M dan seluruh hutang PSSI di jaman Nurdin Halid lunas ga di jaman seknen tisha. Dan itu bukti nyata dalam kongres dia mendapat tepuk tanga dari seluruh audience,”ungkap Amir Burhannudin ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (13/4/2020).

Namun jika keputusannya untuk saat ini mundur karena dirasa kurang profesional, Amir mendukung apa yang di pilih oleh wanita berparas cantik ini. “Ya lebih baik mundur kalau memang tidak dapat berfungai sebagaimana statuta karena basic sekjen adalah karena profesionalitasnya,”imbuh Amir.

Amir berharap siapapun pengganti Ratu Tisha harus lebih, kinerjanya harus lebih baik. Karena jika lebih buruk tentu PSSI akan mengalami kemunduran.

“Penggantinya ya harus lebih baik kalau sama atau dibawahnya ya pssi mengalami kemunduran,” celetuknya.

Tisha bergabung dengan PSSI sejak 2017 lalu, sosoknya mencuat karena berhasil melewati seleksi terbuka melewati 7 tahap dalam organisasi di era Edy Rahmayadi. Dia adalah salah satu peserta yang lulus dari FiFA Master dari Indonesia dan menguasai 8 bahasa. [way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar