Siapa Dia

Saat Tokoh Suporter Pimpin Yayasan Persid Jember

Sholahuddin Amulloh

Jember (beritajatim.com) – Namanya Sholahuddin Amulloh. Panggilan akrabnya: Jo. Dia salah satu tokoh kelompok suporter Berni (Jember Brani) yang kemudian diangkat menjadi Ketua Yayasan Persid Jember, badan hukum yang menaungi klub sepak bola Persid, medio Maret lalu.

Jo resmi diangkat menjadi ketua yayasan oleh pembina yayasan, Suparno, menggantikan Sunardi. Dengan demikian, sejarah baru tercipta di tubuh klub Liga 3 asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, itu. Sebelumnya, jabatan struktural Persid paling tinggi yang dipegang Septafani Rahmansyah, yakni memanajeri tim itu berlaga pada 2014.

Jo adalah Ketua Harian Berni sejak 2018. “Saya kemudian tiba-tiba ditelepon dan dipanggil oleh Dewan Pembina Yayasan Persid Jember pada 6 Maret 2020. Dewan pembina rapat dan kemudian menunjuk saya menjadi ketua yayasan,” katanya.

Jo setuju. “Saya memang ingin bersinergi dan bersama-sama bergotong-royong mengawal Persid. Tak ada tendensi lain. Saya menerimanya karena itu amanah dan dari hati ingin memperbaiki Persid bersama teman-teman,” katanya.

Jo mendapat dukungan dari Ketua Umum Berni Agus Rizki. Jadi Begitu ditunjuk, ia langsung tancap gas berkoordinasi dengan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Jember Adi Setiawan yang ditunjuk bupati menjadi manajer tim untuk persiapan menghadapi Liga 3 tahun 2020. Dia juga akan membenahi yayasan, termasuk masalah administrasi.

Setelah masalah manajemen tim, maka pembentukan tim akan segera dilakukan. “Tapi kami menunggu wabah Covid-19 reda dulu,” kata Jo. Namun dia sudah mendaftarkan Persid Jember lagi berkompetisi di Liga 3, karena ada pembaruan nama pengurus.

“Saya memiliki background suporter dan sampai kapan pun akan selalu menjadi suporter Persid. Terkait posisi saya sekarang, saya akan selalu berkoordinasi dengan suporter. Terkait pendanaan tim, saya no comment dulu. Kami akan usahakan mengajukan ke Pemkab, dan sebagai manajemen tak boleh selalu meminta, tapi harus bisa mandiri. Insya Allah ke depan kami akan kemas bagaimana bisa mandiri menghidupi,” kata Jo. Ia mengaku sudah punya rencana untuk itu. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar