Siapa Dia

Rawat Keberagaman Melalui Kuliner

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariono

Jember (beritajatim.com) – Ada banyak cara membumikan Pancasila dan merawat keberagaman di kalangan mahasiswa. Kampus harus memiliki cara-cara inovatif dalam merawat keberagaman dari mahasiswa.

“Misalkan saja mengajak seluruh mahasiswa mengenal ragam budaya, kuliner maupun ragam suku yang ada di nusantara melalui festival budaya. Jadi mahasiswa dari daerah-daerah diajak masak masakan khas masing-masing kemudian dipamerkan dalam nuansa festival kuliner nusantara misalnya,” kata Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariono, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember di Kabupaten Jember, Sabtu (29/2/2020).

Hariono memberikan kuliah umum dengan tema “Pembumian Pancasila Di Ranah Pendidikan” di Unej, Kamis lalu. Dia menegaskan, Pancasila tidak boleh sekadar menjadi bahan pembicaraan atau diskusi. Keteladanan dibutuhkan dalam proses menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Keteladanan itu tidak harus berasal dari orang lain. Namun yang paling utama adalah bagaimana agar kita mampu menjadi teladan bagi diri kita sendiri dalam mengamalkan Pancasila,” kata Hariono.

Menurut Hariono, Pancasila bukan milik sebagian golongan saja. “Semua memiliki peranan penting dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk dilakukan dalam kehidupan keseharian,” katanya.

Pengamalan nilai-nilai Pancasila bisa melalui prestasi yang mengharumkan nama kampus dan bangsa Indonesia. “Pemberitaan yang keluar dari kampus jangan hanya terkait radikalisme. Prestasi mahasiswa baik di tingkat nasional maupun internasional juga harus menjadi head line media pemberitaan,” kata Hariono. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar