Siapa Dia

Raih Putri Cilik Indonesia Pendidikan Berkat Pidato Anti-Bullying

Jember (beritajatim.com) – Pidato dalam bahasa Inggris soal anti-bullying atau anti penindasan membuat para juri terpukau, dan akhirnya menobatkan Chessa Marianela Azura menjadi Runner Up 2 Puteri Cilik Indonesia dan sekaligus menjadi Puteri Cilik Indonesia Pendidikan 2019.

Cua, sapaan akrab siswi kelas 5 Pelita Hati School Kabupaten Jember ini, mewakili Jawa Timur dalam kompetisi Putri Cilik Indonesia yang digelar di Balairung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jakarta, 3-7 Juli 2019 lalu. Anti-bullying menjadi tema yang diambilnya dalam pidato berbahasa Inggris karena dia membenci penindasan. “Di Pelita Hati, bahasa Inggris dipakai sehari-hari,” katanya.

Ini kemenangan kesekian bagi Cua. Sebelumnya, anak pasangan Heru Pujiono dan Aisa ini sudah berkali-kali memenangi sejumlah kejuaraan model. Kebiasaan menang inilah yang kemudian membantu Cua tampil penuh percaya diri saat menampilkan ‘evening gown’ karya desainer Eko Purwanto di grand final, dan menampilkan puppet show yang sangat menarik perhatian juri.

“Cua memiliki minat yang sangat tinggi di dunia modelling dan fashion. Dia ingin menjadi model terkenal dan desainer,” kata Heru.

Sebelum menjadi Putri Cilik Indonesia Pendidikan 2019, Cua sudah menyandang predikat Putri Cilik Jawa Timur, Maret lalu. Kemenangannya dalam ajang ini menjadi pengalaman berharga dan mendongkrak kepercayaan dirinya. Keinginannya yang tertinggi adalah mengikuti ajang Puteri Indonesia dan bisa menjadi Miss Universe. “Semoga bisa menginspirasi,” kata Heru. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar