Siapa Dia

Rahmad Basuki Komitmen Bagikan Pengalaman untuk Sepak Bola Madura

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United Football Academy, Rahmad Basuki memiliki komitmen untuk berbagi pengalaman kepelatihan bersama sejumlah pelatih di Madura, guna meningkatkan kualitas pemain sepakbola muda di Pulau Garam.

Hal tersebut disampaikan pasca dirinya menyelesaikan proses Kursus Kepelatihan Lisensi B Modul 1 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang digelar di Kompleks Safin Pati Football Academy, Pati, Jawa Tengah, Senin hingga Sabtu (19-31/10/2020) kemarin.

“Melalui kursus ini kami berharap nantinya dapat menambah pemahaman sekaligus pengalaman bagi kami, sehingga nantinya dapat dibagi bersama para pelatih lain di Madura, khususnya para pelatih di kabupaten Pamekasan,” kata Rahmad Basuki kepada beritajatim.com, Minggu (1/11/2020).

Selain itu, kursus kepelatihan tersebut merupakan salah satu keharusan ataupun target yang ingin dicapai oleh federasi. Orientasinya untuk menambah sekaligus meningkatkan kualitas pelatih di dunia olahraga cabang sepakbola, khususnya sepakbola Indonesia.

Rahmad Basuki (tengah/rompi kuning) bersama peserta Kursus Kepelatihan di Kompleks Safin Pati Football Academy, Jawa Tengah.

“Lepas dari itu kami juga sangat berharap agar melalui kursus kepelatihan ini nantinya dapat melahirkan pemain bola berkualitas, tentunya juga harus didukung dengan kualitas maupun profesionalitas seorang pelatih dalam menularkan ilmu yang didapat selama proses kursus berlangsung,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, juru taktik yang juga tercatat sebagai pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pamekasan, juga memiliki harapan agar nantinya dapat lahir pemain bola berkualitas dari Pulau Garam, khususnya dari kabupaten Pamekasan.

“Kurus kepelatihan ini sebagian besar lebih menekankan pada aspek pembinaan pemain muda, sehingga kami memiliki motivasi berlipat sekaligus komitmen untuk memajukan sepakbola Madura. Tentunya juga dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, mulai dari klub hingga seluruh asosiasi sepakbola di Madura,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kursus kepelatihan yang digagas PSSI diikuti sebanyak 52 peserta dari seluruh nusantara. Dari jumlah tersebut, terdata sebanyak 26 orang mengikuti proses pelatihan yang dipusatkan di wilayah Pati. Di mana para peserta mendapat pendampingan secara langsung oleh dua instruktur berbeda, yakni Hanafing dan Kibno Harto Slamet.

Sementara sebanyak 26 orang lainnya mengikuti proses pelatihan di wilayah Bali, mereka didampingi langsung oleh dua instruktur berbeda. Masing-masing Emral Abus dengan asistennya, Jessie Mustamu. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar