Iklan Banner Sukun
Siapa Dia

Porprov Jatim 2022

Mengenal Sosok Caddy Cilik Paralayang di Gunung Wayang Lumajang

Azam, caddy cilik cabor Paralayang

Lumajang (beritajatim.com) – Kecil mungil bertubuh kuat dengan membawa beban 15 hingga 20 kilogram, dia adalah Nazarun Abeizam Hidayat caddy cilik pembawa dan pelipat parasut Paralayang asal dusun Poncosumo, Lumajang ini menarik perhatian banyak khalayak di venue pemberhentian Paralayang Sumberwuluh, Lumajang.

Pria berusia 10 tahun ini setiap harinya selalu datang ke venue Paralayang untuk membantu tim Paralayang  membawakan perlengkapan dan menjaga orang luar supaya tidak masuk ke area landing.

Azam menceritakan jika awalnya hanya ingin melihat para atlet berlatih dan bertandinga, namun keingintahuannya serba serbi Paralayang membuatnya semakin mendekat dengan area dan tertarik bergelut.

Bukan hanya di ajang Porprov ke VII saja, Azam membantu para petugas dan atlet. Kejuaraan sebelumnya ia pun tak segan untuk membantu menyiapkan alat hingga melipat parasut dan membawanya hingga ke area istirahat dengan digendong dipundaknya.

“Awalnya melihat menarik akhirnya saya mendekat dan berkenalan dengan atlet yang ada dan menawarkan untuk membantu mereka menyiapkan peralatan dan membawa parasut ke area istirahat setelah saya lipat,’cerita Azam, Selasa (27/6/2022).

Yang menarik di gelaran Multievent Propinsi ini ia menjadi salah satu panitia terkecil untuk membantu para kontingen cabang olah raga Paralayang.

Ketekunannya berbuah manis, tak jarang para atlet menggunakan jasanya untuk melipat dan membawa parasutnya dengan memberikan upah mulai 5 ribu hingga 50 ribu rupiah.

“Iya dikasih uang jajan, kadang ya ada yang 5 ribu tapi ada juga yang 50 ribu bisa ditabung buat beli parasut seperti punya kakak-kakak atlet soalnya saya penasaran pengen terbang seperti mereka,”imbuhnya.

Azam, caddy cilik cabor Paralayang di beri uang saku oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Cita-citanya mulia, ia ingin sekali membeli parasut untuk berlatih dan menjadi atlet paralayang seperti para atlet yang sedang bertanding.

“Saya ingin sekali bisa diajak terbang sama mereka dan menjadi atlet paralayang ini menyenangkan sekali bisa terbang diawan,”ceritanya.

Yang menarik, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika melihat kegesitan Azam membantu para atlet Paralayang membuatnya terenyuh. Ia pun berharap Azam bisa menjadi atlet seperti yang diinginkan.

“Ini azam saya kasih sangu (uang saku) ditabung dan sisanya bisa buat jajan pentol, ibu sisipkan di id card ya,”tutup Khofifah. (way/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar