Siapa Dia

Malou Caluza, Pimpinan Wanita Pertama di QNET

Surabaya (beritajatim.com) – QNET, perusahaan langsung secara resmi mengumumkan CEO barunya, Malou Caluza. Ia adalah seorang praktisi wanita dan pakar senior di industri penjualan langsung. Mengawali karir di bagian layanan konsumen sekitar 20 tahun lalu, karir Malou semakin meningkat hingga menempati posisi CEO QNET, perusahaan penjualan langsung yang menjadi sponsor resmi Manchester City. Sepanjang sejarah berdirinya QNET, Malou Caluza adalah wanita pertama yang menjadi CEO di QNET.

Dengan dedikasi dan loyalitasnya yang tinggi, QNET memilih wanita lulusan Commerce dan Marketing dari sebuah universitas di Filipina untuk menjadi CEO. Semangat belajar untuk menjadi ahli di industri penjualan langsung patut diapresiasi, mulai dari manajemen hubungan pelanggan, manajemen pemasaran, e-commerce, pengembangan bisnis, kewirausahaan, perencanaan strategis hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Pekerjaan pertama saya di QNET hanyalah seorang staf di bagian layanan konsumen. Selama 20 tahun QNET memberikan saya ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Disinilah saya belajar bagaimana menjalin relasi dengan orang lain, mengembangkan bisnis, hingga tahu secara dalam mengenai sistem penjualan. Keinginan saya hanya satu, saya ingin menginspirasi banyak orang melalui pencapaian-pencapaian saya,” tegas Malou Caluza.

Menurut Malou Caluza, dalam menjalani kehidupan ada dua aspek kehidupan yang tidak boleh berhenti, yaitu belajar dan bertumbuh. Dimana pun kita berada dan pada posisi apapun, terus belajar hal baru akan membuat semakin tumbuh dan berkembang.

“Bagi saya, QNET merupakan perusahaan penjualan langsung yang unik. QNET mengedepankan budaya layanan konsumen yang unggul sehingga setiap sumber daya manusianya didorong untuk memiliki kemampuan melayani konsumen dengan baik. Selain itu, QNET mendorong para stafnya untuk memberikan dampak positif di komunitas tempat kami beroperasi. Filosofi QNET, Raise Yourself To Help Mankind (RYTHM), memberikan para staf kesempatan untuk terus mengembangkan kualitas dirinya dengan tujuan untuk bisa menolong orang lain yang membutuhkan,” tegas Malou Caluza.

Melalui penunjukan sosok wanita sebagai CEO, QNET menghargai setiap prestasi para karyawan yang kompeten dan loyal, dengan tidak memandang jenis kelamin. QNET percaya bahwa setiap orang berhak untuk mengembangkan dirinya dan berprestasi tanpa batas. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar