Siapa Dia

Mahasiswi UK Petra Asal Madiun Ini Juara Pidato Bahasa Mandarin

Ivana Permatasari Mahasiswi UK Petra Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Meski menyandang status “MaBa”, hal ini tak menyurutkan langkah Ivana Permatasari untuk menjajal kemampuannya berpidato dalam Bahasa Mandarin bersaing dengan peserta tingkat SMA dan mahasiswa se Jawa Timur.

Mahasiswi yang sejak kecil tinggal di Madiun ini berhasil menyabet juara 1 dalam lomba pidato yang diadakan oleh
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Jerman Universitas Negeri Malang pada tanggal 14 September yang lalu.

“Saya senang sekali bisa menjadi juara meskipun proses yang saya lalui tak mudah. Saya harus memikirkan pidato dengan baik, menerjemahkannya kemudian menghafalkannya. Batas maksimal waktu videonya 2 menit saja. Setiap malam selama 10 hari saya berlatih dengan lau shi Steffi. Sungguh sebuah pengalaman yang membekas.”,
urai Vana panggilan akrabnya.

Kompetisi yang digelar secara online, Vana pun diminta menyerahkan naskah pidato dan videonya yang berdurasi 1 menit 54 detik ke pihak panitia. Sesuai dengan tema yang diberikan yaitu asyiknya belajar bahasa mandarin, Vana menuliskan dalam teks pidatonya bahwa belajar bahasa Mandarin sebenarnya sangat menarik.

Vana mengungkapkan dalam pidatonya sering mengibaratkan dirinya ketika berbicara Bahasa Mandarin seperti sedang bernyanyi sebab ada empat nada dalam Bahasa Mandarin.

Ivana Permatasari Mahasiswi UK Petra Surabaya

Vana yang mempersiapkan lomba ini selama seminggu menambahkan, “saat menulis karakter Cina seperti “日”, “月”, dan “人”, saya merasa seolah-olah saya benar-benar menggambar matahari, bulan dan orang”.

Gadis yang sejak Playgroup suka mendengarkan lagu mandarin ini mengatakan Bahasa Mandarin ini banyak karakternya, terdiri dari dua atau lebih karakter. Misalnya Gabungkan “hari” dan “bulan” menjadi “ming”, gabungkan “perempuan” dan “zi” menjadi “baik”. “Seperti puzzle, sangat menarik.”, urainya melalui pesan WA.

Beberapa kriteria penilaian untuk lomba pidato Bahasa Mandarin ini antara lain Shengdiao atau nada dalam pelafalan Bahasa Mandarin (15 poin), kesesuaian isi pidato dengan tema “快乐汉语” (“Asyiknya belajar Mandarin”) serta makna tersirat pembelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari dalam pidato tersebut (15 poin), tingkat orisinilitas karya pidato (15 poin), penggunaan gramatika dan tanda baca di dalam pidato (15 poin), pemilihan diksi yang benar dan tepat dalam kalimat penulisan pidato (15 poin), intonasi pada saat membaca pidato (10 poin) dan kelancaran pada saat membaca pidato (15 poin).

Tak sia-sia usaha Vana, ia berhasil meraih juara 1 dan berhak atas sertifikat, merchandise serta uang penghargaan sejumlah Rp 800.000. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar