Siapa Dia

Kesedihan Si Kembar, Yudisium Saat Pandemi

Marisa Eka Anggraeni dan Mariska Eka Anggraeni

Jember (beritajatim.com) – Seharusnya ini momentum yang membahagiakan bagi si kembar berjilbab, Marisa Eka Anggraeni dan Mariska Eka Anggraeni. Mereka akhirnya lulus kuliah dari Program Studi Teknik Sipil di Fakultas Teknik Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namun pandemi Covid-19 mengganggu kebahagiaan itu.

“Saya merasa senang dan sedih. Senangnya karena bisa merasakan bagaimana menjadi yudisi, walaupun sempat tertunda dan akhirnya terlaksana. Sedihnya, karena tidak merasakan kitmatnya acara secara langsung,” kata Marisa, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember, Sabtu (2/5/2020).

Si kembar ini harus mengikuti ¬†yudisium periode V tahun akademik 2019/2020 secara dalam jaringan (online), yang terpusat di aula Fakultas Teknik Universitas Jember, Rabu (29/4/2020) lalu. Yudisium dalam jaringan ini dilaksanakan karena mematuhi protokol pencegahan Covid-19. “Dengan yudisium online terkadang suaranya itu tidak terdengar jelas,” kata Marisa.

Marisa dan Mariska tak sendiri. Sebanyak 83 peserta mengikuti proses yudisium secara daring (online). Sementara empat orang lainnya hadir langsung di aula mengikuti acara bersama para pimpinan Fakultas Teknik.Mereka mewakili teman-teman dari masing-masing Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin.

Dekan Fakultas Teknik Triwahju Hardianto mengatakan, berkas kelulusan telah dikirim kepada mahasiswa. “Sementara ini yang telah kami kirimkan adalah fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir. Kami yakin kedua dokumen tersebut dibutuhkan oleh para lulusan entah untuk melamar kerja ataupun untuk proses yang lain,” katanya.

Marisa dan Mariska berencana akan mencari peluang kerja yang sesuai dengan keilmuan mereka. “Mungkin suatu saat akan melanjutkan sekolah lagi ke jenjang berikutnya,” kata Marisa. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar