Siapa Dia

Kasat Narkoba Spontan Teriak Lantang Saat Upacara Penurunan Bendera

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian Saat memimpin penurunan bendera di Mapolrestabes belum lama ini. [foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Jangan coba-coba nekat jalan keluar masuk Mapolrestabes Surabaya saat pukul 17.00 WIB. Tak ada beda, Kapolrestabes, Kasat atau bahkan pengunjung harus berhenti sejenak mengikuti dan menghormati proses penurunan Bendera Merah Putih.

Meski dilakukan setiap hari, beritajatim.com yang sering mengikuti pun merasakan ada yang beda saat penurunan bendera, Rabu (4/11/2020). Kasat Narkoba AKBP Memo Ardian yang saat itu mencoba sepeda angin tua milik ibunya pun spontan berhenti.

Berdiri tegak bersama semua orang di lapangan untuk menghadap tiang bendera. “Kepada sang saka merah putih hormat grak,” ucapnya lantang karena spontan memimpin upacara penurunan bendera saat itu.

Meski memimpin upacara singkat dadakan, AKBP Memo memberikan warna yang berbeda. Bagaimana tidak, biasanya upacara singkat tak pernah ada yang berteriak hormat atau bahkan berdiri tegap dengan sikap hormat ke Bendera Pusaka.

Petugas upacara ini langsung menurunkan bendera dengan patah-patah. Entah gugup atau grogi, mereka merasakan upacara singkat itu lebih formal. Bahkan usai bendera terlipat, AKBP Memo juga menutup penghormatan dengan lantang gaya militer.

“Nanti tolong panggil ketiga petugas penurunan bendera. Ada yang masu saya sampaikan. Terlebih untuk sikap tegap dan kedisiplinan hentakan kaki saat melangkah membawa Merah Putih,” ucapnya kepada petugas Sabhara yang menutup pintu unttuk hentikan aktivitas lalu-lalang di lapangan.

Usai memberikan pengarahan ke petugas Sabhara, AKBP Memo mengaku jika spontanitas itu tercetus karena baginya ada yang kurang. Menurut aturan, setiap menaikkan dan menurunkan Bendera Merah Putih harus sikap tegas, tegap dan hormat.

“Karena gak ada yang memimpin upacara waktu itu ya saya akhirnya berteriak lantang saja. Soalnya dari hati kayak ada yang kurang kalau gak sigap, tegap, dan hormat. Ya ngalir saja,” katanya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar