Siapa Dia

Kades Sekapuk Jadi Inspirasi di HUT ke-37 Slank

Gresik (beritajatim.com) – Kepala Desa (Kades) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik yang juga pengelola Wisata Setigi, Abdul Halim diundang secara khusus menghadiri ulang tahun HUT ke-37 grup rock Slank di Jakarta.

Abdul Halim atau lebih dikenal dengan nama AHA mendapat undangan khusus sebagai narasumber insipirasi dalam Talk Show ulang tahun Slank. Talk Show juga menghadirkan narasumber Hilmar Farid yang tak lain adalah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.

Kades Abdul Halim merupakan ‘Slanker Sejati’. Dirinya, justru memilih kepala desa yang dulu adalah desa tertinggal di wilayah Gresik, Jawa Timur. Namun dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun masa kepemimpinannya, Desa Sekapuk kini menjadi ‘Desa Miliarder’.

“Saat terpilih menjadi Kepala Desa Sekapuk, di Tahun 2017 silam, saya melihat desa ini seperti gelas kosong yang harus diisi. Kemudian saya memilih pendekatan mendasar, yakni merubah mindset masyarakat dari Desa Tertinggal menjadi desa miliader,” ujarnya, Kamis (31/12/2020).

Sementara, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menyatakan di Kementerian punya slogan ‘Merdeka Belajar’. Harapannya slogan tersebut memberi arti desa bisa saling menginspirasi.

“Nanti kita fasilitasi agar Pak Kades bisa jalan dari desa ke desa untuk menularkan gagasannya,” ujar Hilmar Farid.

Diakui Hilmar Farid, Kades Abdul Halim, sosok inspiratif yang berhasil mengubah mindset warga desanya melalui beberapa tahapan pendekatan, antara lain memberi contoh musyawarah mufakat dan evaluasi setiap dua minggu sekali.

Closing statement Dirjen Kebudayaan Kemendikbud itu, dirinya akan berkunjung ke Desa sekapuk pada awal Januari 2021 untuk memastikan bahwa pendekatan kultural yang sukses.

Para Slankers yang menyaksikan obrolan talk show di sore hari itu, turut berdecak kagum dan menjadi saksi yang membenarkan status Sekapuk Desa Miliader saat melihat Toyota Alphard dengan plat nomor W 11 IB yang dikendarai Kades Sekapuk.

Untuk diketahui, Deklarasi Desa Sekapuk di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi desa miliarder jadi buah bibir. Apalagi saat kepala desa yang nyentrik berkeliling menggunakan mobil operasional cukup mewah dan viral di media sosial.

Selama ini belum pernah ada kepala desa di Kabupaten Gresik naik mobil operasional setingkat Gubernur Jawa Timur. Pemerintah Desa Sekapuk juga membeli tiga mobil operasional lainnya, serta mobil ambulans standar Covid-19.

Pendapatan desa lebih dari Rp 4 miliar dicapai hanya dalam 2,5 tahun. Dana desa juga dipakai untuk membeli 56 unit sepeda listrik, yang dipakai anak-anak untuk sekolah.

Desa ini juga mempekerjakan sekitar 700 orang warga yang semula pengangguran. Kepala Desa Sekapuk Gresik berharap para perangkat desa tak berpuas diri. Pencapaian fantastis ini terus dijadikan motivasi untuk mensejahterakan seluruh warga setempat. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar