Siapa Dia

Jabat Kadindik Jatim, Inilah Program Prioritas Wahid Wahyudi

Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim hari ini menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Wahid Wahyudi, Rabu (2/1/2020) di gedung Sabha Nugraha, Dindik Jatim, jalan Genteng Kali no 33 Surabaya.

Wahid mengatakan bahwa Pendidikan merupakan prioritas Jatim. Fokus utama dalam kepemimpinan Wahid di Dindik Jatim adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan kesempatan pendidikan melalui berbagai program Pemprov Jatim.

“Hari pertama ini saya ingin membangun kebersamaan di antara internal warga Dindik. Selain itu koordinasi dengan stakeholder dan Pemerintah Kabupaten Kota,” ujar Wahid.

Langkah koordinasi ini merupakan langkah Wahid dalam menghadapi permasalahan utama di Jawa Timur ini yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam peningkatan IPM tersebut salah satu parameter keberhasilan adalah Pendidikan.

“Meneruskan program dari Gubernur Indah Parawansa Jatim Cerdas salah satunya pendidikan gratis yang bisa dinikmati oleh pendidikan kelas menengah di seluruh Jawa Timur,” terang Wahid.

Selain itu, Wahid juga fokus pada masalah ketimpangan kualitas pendidikan di daerah Jawa Timur. Ia berkomitmen untuk menyelaraskan kualitas dengan memacu pendidikan yang bernilai kearifan lokal. Yakni menyelaraskan kebutuhan daerah dengan output pendidikan.

“Salah satu penyebab terjadinya banyak pengangguran adalah karena kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan perusahaan dan lapangan pekerjaan tidak sesuai dengan output pendidikan yang ada di daerah tersebut,” tukasnya.

Ia pun mencontohkan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal bisa dilihat di Lamongan dan Tuban.

“Di Lamongan akan dibangun SMK Maritim karena basisnya adalah nelayan dan laut. Sedangkan di Tuban akan dibangun kilang minyak yang akan menjadi terbesar di Indonesia oleh karenanya membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak.Oleh karena itu kita juga koordinasi dengan pihak pengelola kilang minyak kira-kira kompetensi apa yang dibutuhkan dari outputan sekolah SMA dan SMK setempat,” terang Wahid. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar