Siapa Dia

Greg Nwokolo, Sosok Garang Tapi Rendah Hati

Pamekasan (beritajatim.com) – Gregory Junior Nwokolo atau yang akrab disapa Greg Nwokolo merupakan pemain naturalisasi berdarah Nigeria, yang diplot sebagai Kapten Madura United FC pada musim 2019.

Penetapan pemain yang baru menyumbangkan sebiji gol untuk Tim Nasional (Timnas) Indonesia Senior sebagai Kapten Laskar Sape Kerrab, merupakan kesepakatan bersama antara pemain, tim pelatih hingga jajaran manajemen klub yang berlangsung di Surabaya, Sabtu (26/1/2019) lalu.

Dalam proses pemilihan tersebut, pemain naturalisasi yang mencatatkan enam kali penampilan bersama Timnas Indonesia. Terpilih bersama Fachruddin Aryanto dan Slamet Nurcahyo untuk menjadi pemimpin dalam skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu.

Terpilihnya pemain yang biasa beroperasi sebagai winger ataupun striker tersebut, dinilai layak dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan sebagai sosok kapten tim. Di antaranya sebagai pemain pemberani memperjuangkan tim, menjadi penyemangat tim hingga menjadi benteng demi kepentingan tim.

Namun tidak kalah penting, Greg Nwokolo dinilai sebagai sosok berpengalaman dalam kencah sepakbola nasional. Bahkan juga sempat menjabat sebagai kapten bersama tim yang sempat dibelanya. “Tentu juga harus pemain yang sudah berpengalaman jadi kapten dan berpengelaman di bidang sepakbol,” kata Manajer Madura United FC, Haruna Sumirro.

Memang selama ini, pemain berusia 33 tahun dikenal sebagai sosok tegas memperjuangkan tim khususnya saat berada di lapangan. Bahkan dalam beberapa pertandingan Liga 1 musim 2018 lalu, ia juga sempat mengenakan ban kapten bersama skuad Madura United.

Terlebih musim ini bakal menjadi musim ketiganya bersama Madura United yang dibelanya sejak 2017 silam, yakni pasca dilepas tim ibu kota Persija Jakarta. “Kami akan berkolaborasi dengan Greg (Nwokolo) untuk membantu tim,” tegas Stopper Madura United, Fachruddin Aryanto.

Sementara Greg Nwokolo juga berharap sekaligus mengajak rekan setimnya, agar bersama-sama memberikan yang terbaik bagi tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura. Terlebih dirinya tidak mungkin bekerja seorang diri tanpa dukungan dari seluruh elemen tim demi prestasi yang diidamkan.

“Kami disini hanya dipilih sebagai kapten tim, tapi kapten yang sebenarnya adalah kita semua. Mari bangun tim ini agar kompak, jika ada masalah mari kita bicarakan dengan baik-baik,” kata Greg Nwokolo, memotivasi rekan setimnya agar selalu solid.

Komitmen tersebut menandakan jika dirinya sebagai sosok pemain yang tegas berdasar keputusan kolektif tim, sekaligus sebagai sosok yang rendah hati dengan berharap dukungan dari rekan setim untuk berprestasi. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar