Siapa Dia

Doktor Unej Berorasi di Hadapan Ribuan Demonstran Mahasiswa

Jember (beritajatim.com) – Muhammad Iqbal, seorang doktor ilmu komunikasi Universitas Jember, berorasi di hadapan ribuan orang mahasiswa yang berdemonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law di depan gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis (8/10/2020).

Tampilnya Iqbal di luar dugaan mahasiswa. Ia ikut naik di atap beton rumah toko yang menjadi panggung orasi dadakan. Koordinator aksi Andi Saputra menyebut Iqbal sebagai mantan demonstran Reformasi 1998.

Tampilnya Iqbal ini mendapat aplaus dari ribuan mahasiswa. “Undang-undang ini memang penuh tipu daya dan rekayasa. Rapatkan barisan dan satukan suara. Hidup mahasiswa! Hidup Indonesia! Merdeka! Merdeka! ” pekiknya bersemangat.

Iqbal tak hanya berorasi. Dia juga meliburkan tiga mata kuliah dalam jaringan (daring) hari ini. “Saya kira kalau saya meneruskan memberikan kuliah, maka saya mengingkari nurani mahasiswa,” katanya.

Iqbal menilai ini momentum yang harus diperjuangkan mahasiswa. “Saat ini mereka masih mahasiswa. Tapi 5-10 tahun ke depan mereka akan memasuki dunia kerja. Kalau mereka tidak menolak omnibus law hari ini, UU itu akan mempengaruhi nasib mereka nantinya. Pasal-pasal berkaitan dengan hak-hak pekerja akan mereka alami,” katanya.

Ada banyak klaster dalam UU itu yang mempengaruhi hidup mahasiswa kelak. “Mahasiswa hari ini adalah cermin ke depan mereka akan seperti apa,” kata Iqbal.

Iqbal bergabung karena ingin memastikan mahasiswa tak terprovokasi sehingga terjadi kericuhan. Bahkan ia ikut dalam pertemuan antara pimpinan DPRD Jember dengan perwakilan mahasiswa di ruang Badan Musyawarah.

Tak takut dapat teguran dari pimpinan Unej? “Saya yakin ini perjuangan nurani,” kata Iqbal. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar