Siapa Dia

Cita-Cita Asep Berlian Majukan Sepakbola Indonesia

Pamekasan (beritajatim.com) – Salah satu pemain senior Madura United FC, Asep Berlian memiliki niat untuk memajukan sepakbola tanah air melalui pengalaman yang dimilikinya. Salah satunya melalui upaya pembinaan bagi para pesepakbola muda.

Hal itu disampaikan sosok gelandang pengangkut air dengan jersey nomor 4 dalam skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab, khususnya saat ambil bagian dalam kegiatan kursus kepelatihan Lisensi C AFC yang digelar PSSI di Jakarta, Kamis hingga Senin (10-21/12/2020).

“Kami sengaja mengikuti kursus kepelatihan ini sebagai upaya untuk memajukan dan membina pesepakbola muda di Indonesia. Dengan harapan nantinya para pemain muda bisa tahu cara bermain sepakbola dengan baik dan benar,” kata Asep Berlian kepada beritajatim.com, Senin (14/12/2020).

Melalui kurus kepelatihan tersebut, ia berharap nantinya dapat berbagi pengalaman kepada para pemain sepakbola muda. “Prinsipnya ini menjadi bekal bagi kami pribadi untuk nantinya dapat berbagi pengalaman bersama para pemain muda tanah air, sekaligus langkah awal untuk memajukan sepakbola Indonesia,” ungkapnya.

Asep Berlian berpose di depan banner kursus kepelatihan Lisensi C AFC yang digagas PSSI di Jakarta.

Selain itu, pemain kelahiran Bogor, 11 Juli 1990 juga memiliki niat lainnya untuk mewujudkan cita-cita memajukan sepakbola tanah air. Salah satunya dengan upaya membentuk akademi sepakbola ataupun Sekolah Sepak Bola alias SSB.

“Namun untuk sementara kami masih lebih fokus pada pondasi dan ilmu tentang sepakbola khususnya bidang kepelatihan, salah satunya dengan kehuayan kursus kepelatihan yang kami ikuti saat ini. Sehingga upaya membangun akademi atau SSB sementara kami panding, sekalipun kami memiliki niat untuk memiliki akademi sendiri,” jelasnya.

Di usia emas pesepakbola, 30 tahun. Eks pemain Persik Kediri dan Persebaya Surabaya, memiliki cita-cita mulia untuk mengembangkan sepakbola tanah air. Seperti yang dilakukan rekan setimnya yang juga berniat mendirikan akademi sepakbola, semisal Andik Rendika Rama.

Bahkan langkah AB4 juga mendapat apresiasi dari manajemen Madura United FC, di mana sejumlah pemain senior dalam skuat yang bermarkas di Pulau Garam, juga sempat melakukan langkah serupa. Semisal Slamet Nurcahyo yang sempat mengikuti program pelatihan tipe B pasca mengantongi lisensi kepelatihan tipe C di Batu, beberapa waktu lalu. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar