Siapa Dia

Bawaslu: Media Digital Berdampak pada Peningkatan Pemilih Pilkada di Jatim

Ketua Bawaslu Jawa Timur Mohammad Amin

Jember (beritajatim.com) – Jumlah pemilih yang hadir di tempat pemungutan suara dalam pemilihan kepala daerah di 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur pada 9 Desember 2020 lalu meningkat dibanding perhelatan sebelumnya. Media sosial dan media massa digital dianggap membawa peran penting.

“Partisipasi masyarakat yang diragukan karena Covid-19 ternyata tidak terbukti. Di 19 kabupaten kota semua meningkat, kecuali di Kota Pasuruan. Dan sekali lagi ini ada dampak media,” kata Ketua Bawaslu Jawa Timur Mohammad Amin, di sela-sela acara “Kader Pengawas Cakap Literasi Digital”, di Taman Botani Sukorambi, Kabupaten Jember, Minggu (25/4/2021) sore.

Amin menegaskan, bahwa literasi digital adalah keniscayaan. “Sesuai dengan zaman, mau tidak mau, kita harus menyesuaikan dalam banyak hal, baik terkait dengan program Bawaslu maupun bagaimana cara memanfaatkan digitalisasi,” katanya.

Bawaslu Jatim punya kewenangan mencegah, mengawasi, dan menindak sengketa. Literasi digital memberikan banyak manfaat dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. “Kita sadar bahwa Bawaslu tidak bisa sendiri. Mau tidak mau harus melibatkan masyarakat, dan dalam kondisi masyarakat digital seperti ini, Bawaslu harus menyesuaikan,” kata Amin.

Pilkada 2020 menghadapi keterbatasan kampanye dan sosialisasi tatap muka karena pandemi Covid-19. “Tapi sosialisasi dalam bentuk kampanye masih tersampaikan. Dugaan saya, dari mana pemilih bisa paham visi dan misi calon, ini dampak literasi digital. Media sosial bisa memainkan peran penting,” kata Amin. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar