Siapa Dia

Bantu Atasi Pandemi Covid-19, Greg Nwokolo Donasikan Gaji

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Greg Nwokolo mendonasikan gajinya untuk membantu sesama dalam rangka mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona melalui Yayasan Madura Peduli Indonesia.

Pemain bernomor punggung 7 dalam skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, menilai banyak orang yang lebih membutuhkan seiring meluasnya penyebaran wabah virus corona, khususnya di wilayah Madura. Termasuk banyak juga yang harus kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

“Kalau mau jujur, gaji yang kami terima langsung kami drop ke sana (Yayasan Madura Peduli Indonesia). Karena kami pikir untuk tidak bekerja saja sudah mendapat 25 persen (gaji), padahal saat ini banyak orang yang lebih membutuhkan,” kata Greg Nwokolo, Selasa (14/4/2020).

Diakuinya bahwa dirinya sangat mengetahui kondisi klub yang dibelanya, khususnya di tengah pandemi virus corona. Sehingga kondisi tersebut menggugah dirinya sebagai pemain dalam skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu. “Alasan pertama karena kami bekerja di Madura, kami tahu situasinya seperti apa,” ungkapnya.

“Memang kami akui kalau dibilang besar tidak terlalu besar, tetapi yang pasti kami merasa senang bisa berbagi dan membantu sesama. Sehingga kami harapkan bisa memberikan support dan berdoa semoga kondisi ini cepat selesai,” jelas pemain yang akrab disapa Papa Greg.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap kondisi tersebut segera berakhir, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara normal. “Jujur banyak sekali orang yang menganggur dengan kondisi saat ini, kami harap tetap sabar, tetap semangat dan jangan putus asa bagi yang sudah terinfeksi,” imbaunya.

“Kami yakin Indonesia akan kembali lebih kuat, kami meyakini itu. Kami berharap untuk kita semua, apapun yang bisa kita support, sekecil apapun. Termasuk juga melakukan support dengan doa bagi yang belum bisa membantu secara finansial,” sambung Greg.

Dari itu pihaknya meminta suluruh masyarakat agar tetap mengikuti himbauan pemerintah untuk meminimalisir mobilitas, agar wabah Covid-19 bisa segera berlalu. Sekaligus mengambil hikmah dari pandemi virus corona, salah satunya dengan membuatnya lebih sering bersama keluarga tercinta yang selama ini sering ditinggal karena bekerja sebagai pesepakbola profesional.

“Dalam kondisi seperti ini banyak yang rugi, klub rugi, pemain rugi, pasti. Kalau kami pribadi tidak mau hitung hanya soal untung dan rugi, tapi yang kami hitung berkahnya juga. Kami bisa bersama keluarga, karena selama ini kami sering tinggal untuk bermain,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar