Siapa Dia

Bangga dan Haru, Jalani Prosesi Wisuda Sambil Bekerja

Pamekasan (beritajatim.com) – Wisuda Sarjana Ke-28 dan Magister Ke-8 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, dilakukan dengan menerapkan dua model berbeda, yakni model offline dan online alias virtual, Kamis (22/10/2020).

Hal tersebut dilakukan karena pelaksanaan wisuda sarjana dan magister bersamaan dengan masa pembiasaan baru akibat pandemi Covid-19, sehingga pihak kampus menerapkan dua model berbeda untuk proses pengukuhan calon sarjana dan magister.

Kondisi tersebut menjadi salah satu kenangan tersendiri bagi para peserta wisuda, khususnya mereka yang menjalani prosesi wisuda secara virtual (online). Di mana prosesi tersebut terbilang baru bagi mereka dan tidak seperti pelaksanaan wisuda sebelum adanya pandemi.

Rasa bangga sekaligus haru dirasakan sejumlah wisudawan, salah satunya Anisatus Zahroh yang harus melaksanakan wisuda sarjana secara virtual. Bahkan mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) tersebut, menjalani prosesi wisuda virtual di tempat kerja.

“Sangat senang akhirnya bisa wisuda (sandang status sebagai sarjana), tapi kurang greget karena tidak bisa bersama teman dan orang tua. Apalagi saat wisuda juga sambil bekerja,” kata perempuan yang juga bekerja sebagai penyiar Radio Karimata FM Pamekasan.

Selain itu ia berharap pelaksanaan wisuda selanjutnya dilakukan seperti sedia kala, di mana para wisudawan dapat berbagi kebahagiaan bersama orang tua dan mahasiswa lainnya. Sehingga suasana wisuda dapat terasa sebagai ‘perayaan’ akhir masa kuliah.

“Tentunya kami berharap kondisi (pandemi) ini segera berakhir dan keadaan kembali normal seperti biasa, karena wisuda (virtual) seperti ini kurang terasa. Apalagi prosesi wisuda hanya hadir secara virtual dan selanjutnya selesai,” ungkapnya.

Tidak kalah mengharukan, dirinya menjadi satu dari ribuan mahasiswa yang menjalani prosesi wisuda secara virtual. Bahkan juga sedang bertugas siaran di tempat kerja. “Terima kasih kepada semua pihak, terutama teman dan manajer Karimata yang mengizinkan kami wisuda saat bertugas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, prosesi wisuda sarjana dan magister IAIN Madura diikuti sebanyak 1.045 wisudawan. Meliputi sebanyak 527 wisuda sarjana (204 laki-laki dan 232 perempuan), serta sebanyak 518 wisuda magister (203 laki-laki dan 315 perempuan).

Sementara pelaksanaan wisuda diterapkan dengan menggunakan dua model berbeda, yakni model offline dilaksanakan di Auditorium IAIN Madura di Jl Raya Panglegur KM 4 Talanakan. Serta model virtual dilaksanakan di rumah masing-masing, termasuk di tempat kerja. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar