Siapa Dia

Avan Fathurrahman, Guru Inspiratif di Masa Pandemi

Sumenep (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 yang cukup panjang ini memang merubah banyak hal. Termasuk di dunia pendidikan. Metode pembelajaran pun berubah total karena keadaan yang tak mungkin dipaksakan.

Tak ada lagi cerita tatap muka di kelas, duduk sebangku berdua, bercanda dan bertukar gelak tawa seperti yang selama ini dilakukan. Yang ada hanya pembelajaran jarak jauh demi mencegah pertemuan dan kerumunan.

Tapi di salah satu sudut Kabupaten Sumenep, ada seorang guru yang memilih tidak menggelar pembelajaran jarak jauh. Bukan bermaksud membangkang atau melawan instruksi pemerintah. Namun keterbatasan yang membuatnya harus menempuh cara berbeda.

Avan Fathurrahman, salah satu guru di SDN Batuputih Laok III ini memilih pembelajaran tatap muka. Bukan untuk mengundang corona, tetapi lebih karena sebagian besar muridnya orang tak berpunya. Android menjadi barang mewah yang mungkin hanya ada di angan-angan. Karena itu, Avan memilih pembelajaran tatap muka dengan ‘door to door’ mendatangi rumah murid-muridnya. Ia mengajarkan secara langsung di rumah-rumah sederhana muridnya.

“Murid saya ini banyak yang tidak punya android. Kalaupun punya, kadang gak ada uang untuk membeli paket internetnya. Kadang kendalanya di sinyal internet. Putus-putus. Jadi memamg susah untuk daring. Karena itu saya memutuskan untuk keliling ke rumah anak-anak saya,” katanya, Rabu (25/11/2020).

Baginya, masa pandemi tidak bisa dijadikan alasan untuk berhenti mengabdi. Guru yang pandai mendongeng ini mengaku sangat menikmati perjalanannya mengunjungi rumah-rumah muridnya. Meski tidak jarang melewati medan yang cukup berat, tapi semangatnya sedikitpun tidak pernah memudar. Ia berkeliling menemui murid-muridnya sambil membawa buku pelajaran dan buku cerita.

“Saya pinjamkam buku-buku ini ke anak-anak. Nanti ketika saya datang lagi di pertemuan berikutnya, anak-anak saya suruh menceritakan, apa isi buku yang sudah mereka baca. Anak-anak kelihatannya senang dengan metode belajar seperti ini. Melihat mereka tertawa, saya merasa sudah cukup bahagia,” ujarnya.

Avan menuturkan, saat mengajar dan mendongeng pada anak-anak, ia tidak pernah lupa menyelipkan ajakan untuk selalu mengingat pesan ibu 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Saya mulai dari diri saya sendiri untuk memberi contoh pada anak-anak. Saya selalu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” ucapnya.

Sesekali pendongeng yang populer dengan sapaan ‘Kak Avan’ ini datang bersama Kia, boneka lucu kesayangannya. Bersama Kia, dirinya membagikan cerita yang menghibur dan mendidik.

“Kia juga pakai masker lho. Saya lakukan ini supaya anak-anak juga tidak malas pakai masker. Kia aja patuh protokol kesehatan, jadi anak-anak juga harus demikian,” katanya sambil tersenyum. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar