Siapa Dia

10 Tahun Meninggalkan Banyuwangi, Ini Kesan Wakapolda Jatim

Banyuwangi (beritajatim.com) – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Polisi Slamet Hadi Supraptoyo menyebut perkembangan Banyuwangi luar biasa. Pihaknya mengaku terkesan dengan kemajuan pembangunan Banyuwangi.

Beda halnya saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Banyuwangi sepuluh tahun silam. Saat itu, wajah daerah yang karib disebut Bumi Blambangan ini tak seperti saat ini yang sangat maju pesat.

“Saya melihat langsung bagaimana kondisi Banyuwangi sepuluh tahun silam. Sangat disayangkan jika kita tidak bertanggung jawab atas raihan kemajuan Banyuwangi ini,” ungkapnya, Rabu (16/9/2020).

Hal tersebut diungkapkan oleh Slamet Hadi Supraptoyo saat ramah tamah dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar, Forkopimda dan 5 Kapolres di wilayah eks karisidenan Besuki di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi.

Brigjen Slamet Hadi bercerita, saat masuk ke Banyuwangi setelah sepuluh tahun, kesan pertama yang sangat terlihat adalah kebersihan dan penataan kotanya yang rapi. Selain itu, ditambah dengan banyaknya ruang terbuka hijau (RTH) yang asri, sejuk, dan bersih.

Tak pelak, saat berjalan kembali di kabupaten ujung timur pulau Jawa ini, dia sangat terkesan kemajuan pembangunannya. Tak hanya sekedar penataan kawasan dan pesatnya pembangunan. Banyuwangi juga dinilai siap dalam menjalankan protokol kesehatan COVID-19 saat pelaksanaan tahapan pilkada.

“Untuk Pilkada serentak se-Jawa Timur kita kerahkan total 250 ribu personel yang bersinergi dengan TNI dan Satpol di masing-masing daerah,” jelasnya.

Pihaknya meminta, dengan keindahan Banyuwangi yang sudah moncer ini, agar ketertiban dan kondusivitas wilayah harus dijaga dengan baik.

“Pembangunan Banyuwangi sangat bagus, eman kalau situasi dan kondisi ini kita tidak jaga bersama-sama. Oleh karena itu mari kita saling menjaga, karena akan sangat sayang jika tidak bisa saling menjaga apalagi hanya gara-gara Pilkada,” katanya.

Saat ditanya mengenai potensi, peta kerawanan sementara Jawa Timur dalam kondisi kondusif dan menjadi tugas aparat penegak hukum (APH). Secara khusus, dia juga mengimbau masyarakat Banyuwangi untuk bersama-menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali dan kondusif.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas pujian yang diberikan kepada Banyuwangi. Keamanan dan kondusifitas wilayah menjadi dasar Banyuwangi terus berbenah.

“Tentu tidak hanya pemkab yang mewujudkan hal ini. Bersama dengan pihak keamanan dalam hal ini Polresta Banyuwangi kami mewujudkan Banyuwangi menjadi kita yang indah, aman dan memiliki banyak destinasi wisata,” ujarnya.

Anas berharap, pilkada di Banyuwangi juga berjalan aman dan kondusif. Tidak ada kegiatan anarkis yang nantinya akan merusak citra dari Banyuwangi yang sudah dikenal tak hanya di Indonesia, namun juga di dunia.

“Kami harap semua menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Semoga lancar dan aman hingga tanggal 9 Desember nanti,” pungkasnya. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar