Blitar (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia tbk mendapatkan penghargaan spesial award 2 dekade beritajatim.com. Penghargaan ini diberikan langsung oleh pimpinan beritajatim.com kepada perwakilan Pt. Semen Indonesia tbk, di Grand City Ballroom.
PT Semen Indonesia tbk menjadi satu dari 10 instansi yang memperoleh penghargaan dari beritajatim.com dalam kategori Spesial Award 2 Dekade. Perwakilan Pt. Semen Indonesia tbk pun mengucapkan terimakasih atas penghargaan ini.
Pada ulang tahun ke-20 ini, beritajatim.com memberikan penghargaan kepada 48 tokoh dan lembaga yang menjaga kepercayaan publik. Di balik angka 48, tersimpan cerita tentang relasi yang tidak dibangun dalam semalam.
Ada proses panjang saling mengenal, saling percaya, hingga tumbuh menjadi kolaborasi yang memberi manfaat. Tahun ini, jumlah penerima penghargaan memang bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 30 pihak. Namun, bagi beritajatim.com, ini bukan sekadar soal angka, melainkan refleksi dari jaringan kepercayaan yang semakin luas.
Direktur Utama beritajatim.com, Ainur Rohim, menyebut penghargaan ini sebagai bentuk sederhana dari rasa terima kasih yang tak bisa diukur hanya dengan seremoni.
“Kita memberikan apresiasi kepada perorangan dan atau lembaga yang selama ini membangun relasi yang baik, yang saling mendukung, saling memberi manfaat,” ujar Ainur Rohim.
Pria yang akrab disapa Air itu memahami betul bahwa media tidak pernah berdiri sendiri. Di tengah derasnya arus informasi, kepercayaan menjadi mata uang paling berharga. Dan selama 20 tahun, kepercayaan itulah yang terus dijaga, bahkan ketika tantangan industri media kian kompleks.
“Sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari tokoh atau lembaga terkait. Karenanya, jumlah award lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” lanjutnya.
Bagi beritajatim.com, menjaga kepercayaan bukan sekadar slogan. Ia diwujudkan dalam kerja sehari-hari di ruang redaksi ketika data diverifikasi, ketika informasi ditimbang agar tetap berimbang, dan ketika setiap berita diuji sebelum sampai ke pembaca.
“Produk jurnalistik yang kualitasnya baik itu dari data yang akurat, lalu berimbang, lalu memenuhi ketentuan kode etik jurnalistik, undang-undang pers,” pungkasnya. [owi/aje]






