Iklan Banner Sukun
Ragam

Waspadai, Ini Gejala Diabetes Pada Usia Muda

(Foto: PhotoMIX Company, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Diabetes atau yang kerap disebut kencing manis ini jadi salah satu momok yang perlu diwaspadai. Tidak hanya menyerang usia-usia dewasa dan lansia, penyakit gula ini juga bisa menyerang mereka yang masih terbilang muda.

Pada dasarnya munculnya penyakit diabetes ini karena terdapat gangguan dalam hormon insulin. Hormon tersebut normalnya memang sudah ada dalam tubuh setiap orang. Fungsi dari insulin tersebut yakni agar glukosa yang ada di darah dapat berpindah ke dalam sel dan kemudian bisa digunakan sebagai energi atau bahkan metabolisme.

Namun ketika hormon tersebut mengalami gangguan atau bahkan tidak ada, maka gula darah tidak bisa berpindah ke dalam sel. Hal itu yang kemudian menyebabkan gula darah meningkat atau diabetes. Jadi, bagi usia muda juga perlu untuk waspada akan timbulnya penyakit ini. Berikut beberapa gejala diabetes yang perlu diketahui.

Poliuria

Gejala poliuria atau sering buang air kecil merupakan salah satu gejala klasik yang dialami oleh penderita diabetes. Hal ini dikarenakan adanya gula darah yang meningkat dan di sisi lain tubuh merespon dengan mencari cara agar penumpukan kadar gula tersebut dapat menurun. Ya, salah satunya ialah membuangnya ke ginjal dan yang akhirnya keluar menjadi urine.

Polidipsi

Polidipsi atau perasaan mudah haus juga kerap dialami oleh penderita diabetes. Jadi, orang-orang yang menderita penyakit ini meski sudah minum cukup banyak, tapi mereka akan tetap merasa haus setiap saat.

Polifagi

Selain mudah haus, penderita diabetes juga memiliki gejala lain, yakni nafsu makan yang semakin meningkat. Hal ini terjadi karena terganggunya insulin yang kurang atau bahkan tidak ada, membuat sel tidak menerima asupan makanan yang yang cukup. Tak ayal jika tubuh merespon dengan memunculkan perasaan lapar. Meski nyatanya sudah makan cukup banyak.

Penurunan berat badan

Gejala yang satu ini mungkin kurang disadari pada awal-awal penderita diabetes. Namun, penurunan berat badan yang tanpa alasan ini terjadi karena kurang atau tidak adanya asupan energi yang masuk dalam sel.

Lemas

Wajar saja para penderita diabetes kerap merasakan lemas. Karena tidak adanya cadangan energi yang ia terima, meski banyak makanan yang sebenarnya sudah ia konsumsi.

Kesemutan

Gejala lain yang kerap dirasakan ialah kesemutan, khususnya di area tubuh bagian bawah seperti kaki. Meningkatnya gula dalam darah memang kerap mengundang gangguan-gangguan lain dalam tubuh, salah satunya saraf yang akhirnya dapat membuat seseorang jadi mudah kesemutan.

Gatal di area tertentu

Meningkatnya gula darah ini juga bisa merusak banyak hal, salah satunya lebih mudah terkena infeksi jamur pada kulit. Hal tersebut yang kemudian membuat penderita diabetes jadi mudah merasa gatal di area tubuh tertentu. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar