Ragam

Walang Sangit Dan Daftar Serangga Yang Bisa Dimakan

(Foto: David Clode, unsplash)

Surabaya (Beritajatim.com) – Serangga merupakan makanan yang mengandung banyak protein. Bahkan PBB menyarankan untuk mengkonsumsi sebagian jenis serangga. Serangga adalah salah satu makanan yang populer di berbagai negara.

Tetapi bagi sebagian besar masyarakat di dunia, serangga adalah makanan yang tak lazim dan sering dianggap makanan ekstrim. Ternyata di balik itu serangga menyimpan banyak nutrisi yang baik bagi tubuh manusia. Salah satunya adalah kandungan proteinnya yang banyak. Berikut Macam-macam serangga yang bisa di makan, simak selengkapnya!

Walang sangit

Serangga ini memiliki bau yang khas, biasanya di sebagian negara serangga ini digunakan untuk menambah rasa apel untuk saus Anda. serangga ini juga kaya akan yodium. Selain itu serangga walang sangit memiliki sifat anestesi dan analgesik.

Kumbang

Kumbang bertanduk panjang adalah Kumbang yang paling umum dikonsumsi. Kumbang ini memiliki habitat hutan, yang beriklim tropis maupun sub tropis. Kumbang ini biasa di temukan di pohon, ranting atau kayu yang jatuh, dan di tanah. Serangga ini dapat mengubah selulosa menjadi lemak yang mudah dicerna manusia. Protein yang terkandung dalam kumbang lebih banyak dari serangga-serangga lain.

Lebah dan tawon

Jika kita mengenal lebah pasti yang pertama kali muncul di benak adalah madu. Tak hanya madu lebah memiliki manfaat lebih dari itu. umumnya memakan serangga ini ketika mereka berada dalam tahap dewasa adalah adat dari maskarakat di Asia, Afrika, Australia, Amerika Selatan, dan Meksiko.

Jangkrik dan belalang

Jangkrik dan belalang merupakan serangga yang sering di konsumsi masyarakat. Mungkin karena keberadaan mereka mudah di temukan dan tidak sulit untuk di temukan. Beraneka ragam jenis belalang dan kaya akan protein. Jangkrik memiliki rasa hambar sehingga bisa dipadukan dengan bumbu-bumbu yang membuat jangkrik enak. Belalang juga merupakan binatang yang merusak dan memakan vegetarian lainnya. Sehingga jika kita memakannya juga menanggulangi kerusakan.

Semut

Pasti kita berfikir harus dibutuhkan ribuan semut untuk dapat dikonsumsi. Faktanya, jumlah 100 gram jenis semut merah memberikan protein lebih dari telur sebanyak 14 gram protein, 48 gram kalsium, dan kaya akan zat besi serta nutrisi lain yang terkandung di dalamnya . dan semua itu terkandung dibawah 100 kalori. Sehingga tidak khawatir lagi dengan resiko gemuk dan obesitas karena rendah karbohidrat. (ptr/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar