Ragam

Unik, Sifat-Sifat Yang Tumbuh Pada Anak Kedua

(Foto: Leo Rivas, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam membentuk sikap dan sifat seorang anak, keluarga memiliki peran penting di dalamnya. Sebab, di sana lah anak-anak menerima pendidikan paling pertama dan merupakan lingkungan paling dasar ketika mereka membentuk dirinya.

Namun, tidak semua anak di satu keluarga yang sama akan memiliki sifat dan karakteristik yang sama. Terkadang, urutan seorang anak lahir juga mempengaruhi kepribadian mereka. Sebab, sering kali orang tua juga memberikan perhatian dan cara mendidik yang berbeda pada anak yang lahir pertama dengan kedua maupun yang terkahir.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Alfred Adler, seorang ahli psikologi yang melakukan penelitian mengenai pengaruh urutan kelahiran pada kepribadian anak. Sebab, hal-hal sederhana yang diberika orang tua pasti memiliki pengaruh. Nah, beberapa sifat unik ini biasanya dimiliki oleh anak kedua.

Tumbuh dengan Rasa Mandiri yang tinggi

Faktanya jika berbicara soal kemandirian, biasanya melekat pada anak pertama atau si sulung. Ternyata, anak kedua punya sifat mandiri yang tidak kalah dengan si sulung. Pasalnya, karena anak kedua mampu membagi diri dari urusan keluarga yang menjadikan ia sebagai sosok yang independen atau mandiri. Namun, terkadang mereka memiliki perasaan yang lebih sensitif sehingg mereka akan mudah terbawa perasaan emosionalnya, bahkan oleh hal-hal kecil.

Hadir sebagai Mediator yang Baik

Sebagai anak yang lahir di tengah-tengah, sifat anak kedua adalah cinta damai, sabar, dan toleran. Maka memang benar, jika mereka bisa menjadi mediator yang baik antara keluarga. Namun, terkadang mereka tidak menemukan keunikan dan rasa antusias dari keluarga seperti si sulung dan si bungsu dalam keluarga sehingga anak kedua seringkali merasa terasingkan sehingga memilih untuk menarik diri dan tertutup.

Memiliki Self Esteem yang Rendah

Jika diperhatikan, fakta anak kedua biasanya memiliki atensi yang kurang kuat dari keluarga. Seringkali, sulung akan dibanggakan dan dipercayai karena anak tertua, dan si bungsu akan dimanjakan karena anak terkecil, sedangkan anak kedua berada di antaranya.

Hal ini akan berbahaya dikarenakan membuat anak kedua memiliki rasa rendah berharga pada diri sendiri Namun uniknya, fakta anak kedua memiliki kreativitas tinggi dan berjiwa bebas. Penyebabnya karena tidak terlalu mendapat atensi yang tinggi dari keluarga sehingga mereka cenderung aktif mengisi waktu luangnya dengan ide kreatif. [prd/tur]

Apa Reaksi Anda?

Komentar