Iklan Banner Sukun
Ragam

Unik dan Terasa Nyeleneh, Ini Ragam Kecantikan Dari Berbagi Dunia

(Foto: RF Studio, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Setiap negara, bahkan daerah memiliki kriteria yang berbeda mengenai apa yang mereka sebut dengan canatik. Sebagian masyarakat menilai perempuan dikatakan cantik jika memiliki kulit putih, badan langsing, dan tinggi semampai namun, ada juga yang sebaliknya. Berikut ini keriteria kecantikan dari berbagai belahan dunia yang dianggap unik dan nyeleneh.

Amerika Serikat

Melansir dari laman Diet Zones, para wanita Amerika Serikat mengutamakan pendidikan dan pentingnya menjaga kesehatan. Namun untuk masalah kecantikan, mereka justru melakukan tindakan yang membahayakan kesehatan mereka. Seperti memilih operasi plastik untuk wajah atau payudara. Olahraga berlebihan guna mengecilkan pinggang hingga diet ekstream.

Selandia Baru

Wanita Suku Maori dari Selandia Baru memiliki tradisi kecantikan yang unik. Wanita dengan tato besar di dagu dan bibirnya dianggap paling cantik. Pada zaman kuno tradisi ini dilakukan dengan cara memahat wajah. Untungnya, saat ini sudah ada mesin tato yang membuat tradisi ini tidak terlalu menyakitkan.

Nigeria

Jika tinggi dan langsing merupakan standar kecantikan di Asia, berlawanan dengan wanita dari Nigeria. Negara-negara Afrika seperti Mauritania dan Nigeria menyukai wanita yang kelebihan berat badan. Wanita yang lebih ramping dinilai tidak menarik dan mereka bahkan didorong untuk menambah berat badan mereka. Ini adalah tren yang benar-benar berlawanan jika dibandingkan dengan mode dunia barat.

Jepang

Seperti dilansir dari laman The Clever, wanita muda di Jepang rela melakukan permak gigi mereka demi mendapatkan gigi gingsul atau lebih dikenal dengan ‘yaeba’. Trend ini juga bisa diterjemahkan secara harfiah sebagai gigi ganda. Prosedur ini biasanya dilakukan pada satu atau dua gigi, dan seharusnya membuat gigi wanita yang bersangkutan tampak sedikit kurang sempurna, namun itulah poin plusnya.

Thailand

Suku pedalaman Kayan Lahwi, di Burma Thailand memiliki cara cukup ekstream dalam mendifinisikan kecantikan. Wanita yang memiliki leher terpanjang, dinilai paling cantik. Maka dari itu gadis-gadis disana memaikai cincin logam di lehernya sejak umur lima tahun. Seiring berjalannya waktu, cincin logam tersebut berjumlah 25.

Meskipun praktik ini membuat leher wanita seolah-olah diregangkan, penampilan bisa menipu. Faktanya, berat gulungan logam padat menahan bahu dan tulang selangka, menciptakan ilusi leher yang lebih panjang di bawah semua cincin dekoratif itu. [rsf/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar