Iklan Banner Sukun
Ragam

Tips Sukses Hadapi Masa Pensiun

(Foto: Caroline Hernandez, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Istilah generasi sandwich semakin akrab belakangan ini. Bahkan mungkin sudah banyak yang tanpa sadar mengalami sebagai generasi sandwich. Dikutip dari berbagai sumber generasi sandwich adalah istilah untuk menggambarkan kondisi seseorang yang harus menanggung hidup tiga generasi, yaitu orang tua, diri sendiri, dan anaknya.

Penggunaan kata sandwich karena digambarkan mirip dengan isi roti sandwich yang terjepit. Berbagai faktor dapat menjadi pemicu lahirnya generasi sandwich, tetapi yang kerap dijumpai adalah kegagalan orang tua mengelola keuangan, sehingga mewariskan beban turunan kepada sang anak, demikian seterusnya.

Terlebih lagi, tantangan dalam mengelola keuangan, kini menjadi semakin kompleks, karena secara tak terduga, dampak pandemi membuat jutaan pekerja terpaksa dirumahkan. Generasi 90-an, yang tidak lama lagi akan menghadapi pensiun, harus pintar-pintar merancang jenjang keuangan. Tujuan utamanya agar mencegah hadirnya generasi sandwich yang baru.

Demi menghindari kesalah dalam pengelolaan keuangan di masa senja, makan dibutuhkan manajemen yang baik. Berikut ini beberapa tips bagi generasi 90an, juga bagi generasi lain, dalam menghadapi masa pensiun.

Mulai menghitung dana pensiun

Rela tidak rela, Anda harus mulai berhitung untuk mempersiapkan dana yang sesuai dengan standar gaya hidup pada masa pensiun nanti. Sesuai kebutuhan dan pendapatan agar tidak membengkak. Jangan sampai pengeluaran lebih banyak ketimbang dana yang bisa Anda peroleh di masa pensiun.

Jangan tunda investasi hidup sehat

Berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi tentunya perlu dilakukan dengan konsisten. Hal ini demi menjaga produktivitas kesehatan saat berada di masa tua. Sebab saat memasuki usia senja akan banyak terjadi penurunan fungsi tubuh dan organ pada manusia.

Asuransi kesehatan

Salah satu bekal yang wajib Anda punya adalah asuransi kesehatan. Pelajari, pahami, yakini aturan main dalam kontrak asuransi. Sebab akan banyak kemungkinan tidak terduga yang terjadi di usia tua, salah satu yang bisa Anda lakukan untuk berjaga-jaga dengan memiliki asuransi kesehatan.

Evaluasi kembali

Jika sudah memastikan beberapa hal di atas coba evaluasi kembali apakah aset konsumtif yang dimiliki saat pensiun benar-benar masih Anda butuhkan. Jika sudah tidak begitu dibutuhkan Anda bisa alihkan pada generasi selanjutnya, atau menjualnya sebagai bekal untuk hidup dan tabungan.

Namun, semua itu akan percuma Anda lakukan jika tidak merasa bahagia. Oleh karena itu, hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah jangan lupa untuk bahagia. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar