Iklan Banner Sukun
Ragam

Tipe-Tipe Pengelolaan Keuangan Suami-Istri Agar Suami Istri Akur

Ilustrasi keuangan rumah tangga. (Micheile, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan seseorang untuk menikah artinya juga telah selesai dalam komunikasi dan adaptasi berkaitan dengan gaya mengelola keuangan antar-pasangan. Seringkali berkaitan dengan keuangan jadi potensi masalah dalam rumah tangga.

Mengatur keuangan dalam rumah tangga memang penting sebagai bekal dan rencana untuk jangka panjang. Dilansir dari Financial Times, Bagi Anda yang hendak atau telah menikah berikut ini 5 tipe yang penting dijadikan acuan.

Tipe suami istri, 100% untuk keluarga

Penghasilan yang diperoleh dari istri maupun suami digabung menjadi satu, lalu dipergunakan dalam keperluan keluarga. Keunggulannya sumber daya keluarga kuat dan akan banyak tujuan keuangan bisa tercapai. Namun dari segi kekurangan, alokasi untuk belanja pribadi terkadang menjadi kurang adil.

Tipe suami 100% untuk keluarga, dan istri 100% untuk diri sendiri

Penghasilan suami sepenuhnya jadi milik keluarga, sementara itu penghasilan istri akan jadi milik sendiri. Nilai positifnya, suami makin disayang istri. Sementara sisi buruknya, saat istri tidak pandai mengelola, kesehatan keuangan keluarga dapat terancam.

Tipe suami 50-80% untuk keluarga, sisanya disimpan sendiri, dan istri 100% untuk istri

Pada tipe yang ini suami akan memberi uang bulanan pada istri guna kebutuhan keluarga. Tapi, istri menyimpan sendiri penghasilan yang didapat.

Positifnya, suami masih punya kendali untuk memenuhi kebutuhan. Sementara sisi negatifnya, jika komunikasi tidak baik, maka berpotensi saling curiga. Selain itu, akan ada potensi berhutang tinggi jika uang bulanan dari suami tidak sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Tipe suami 50% untuk aneka kebutuhan dan istri 50% aneka keperluan

Suami istri melakukan pembagian tugas dalam menyelesaikan kebutuhan. Misal gaji suami untuk bayar cicilan rumah, uang sekolah, dan belanja bulanan. Sementara itu, gaji istri untuk bayar tagihan listrik, telepon, dan urusan liburan.

Sisi baiknya, suami dan istri dapat merasa adil dalam alokasi keuangan. Namun buruknya, jika satu sumber mengalami penurunan penghasilan, keuangan keluarga dapat berantakan.

Tipe istri tahu beres

Tipe ini umum jadi acuan bagi pasangan yang istrinya tidak bekerja. Suami akan memenuhi semua pengeluaran di pos utama. Istri biasanya dibekali kartu kredit guna belanja kebutuhan harian.

Sisi baiknya, suami akan merasa nyaman dan istri tidak banyak pikiran. Namun negatifnya, jika ada risiko keuangan, maka keluarga akan menjadi kacau.

Setiap tipe ataupun cara punya sisi negatif dan positifnya tersendiri, tergantung bagaimana keadaan keluarga Anda. Sebaiknya putuskan hal itu sebelum memutuskan untuk menikah. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar