Ragam

Tingkatkan Tekanan Darah Hingga Susah Tidur, Ini Pengaruh Minuman Berenergi

(Foto: Jorge Franganillo, unsplash)

 

Surabaya (beritajatim.com) – Minuman ini biasanya banyak dipajang di rak-rak minuman pendingin dengan kemasan kaleng atau botol berwarna cerah. Menjadi teman akrab bagi para pekerja kasar seperti kuli, tukang, sampai supir. Sebab, kerja fisik yang mereka lakukan memang membutuhkan dorongan suplemen, termasuk dari minuman berenergi ini.

Namun, konsumsi berlebihan tentu saja tidak baik. Sebab, selalu ada efek samping dari sesuatu yang berlebihan. Walaupun terbukti mampu mengembalikan energi yang hilang, minuman berenergi tidak boleh dikonsumsi terlalu sering, apalagi setiap hari. Berikut ini beberapa dampak buruk yang akan Anda dapatkan jika mengonsumsi minuman berenergi terlalu sering:

Gangguan Tidur

Shavonne Morrison, MS, RD, LD, seorang ahli diet di Texas, seperti dilansir dari The Wellnest, Jumat (10/9/2021) mengatakan salah satu kegunaan minuman berenergi yakni merangsang tubuh dan fikiran untuk tetap bersemangat. Akibatnya, seseorang yang mengonsumsi minuman ini terlalu sering akan mengalami kesulitan tidur dan menggangu ritme sirkadian mereka. Selain itu, minuman berenergi juga menyebabkan ketergantungan.

Sebuah studi tahun 2016 pada remaja yang sering mengonsumsi minuman berenergi mengalami peningkatan waktu tidur larut malam, keluhan sakit kepala, dan kelelahan. Efek samping ini dapat menyebabkan kinerja akademik yang buruk dan menempatkan remaja pada risiko masalah perilaku dan kesehatan lainnya.

Kesehatan metal (gangguan mood)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman berenergi dapat menyebabkan suasana hati yang rendah. Satu studi lain menyatakan bahwa khususnya pada pria menunjukkan tingkat stres yang lebih tinggi setelah mengonsumsi minuman energi. Tingkat perubahan mood ini karena jumlah kafein yang terlalu banyak. Bagi sebagian orang, terjadinnya lonjakan energi dapat memengaruhi suasana hati mereka secara negatif. Selain itu banyak orang jadi mudah tersinggung ketika mereka terlalu lelah, namun jika asupan kafein tersebut dikurangi, justru dapat memperburuk gejala-gejala ini.

Meningkatkan tekanan darah

Minuman berenergi mengandung stimulan yang dapat menyebabkan lebih banyak tekanan pada sistem kardiovaskular. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman energi mengalami peningkatan tekanan darah dalam waktu dua jam setelah mengonsumsi produk tersebut. Studi lain mengutip hasil serupa pada sukarelawan muda yang sehat. (rsf/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar