Iklan Banner Sukun
Ragam

Ternyata 6 Makanan Ini Bisa Bantu Otak Lebih Kosentrasi, Berikut Penjelasan dan Alasannya

Ilustrasi makan makanan untuk meningkatkan konsentrasi. (Polina T, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu manfaat makanan adalah memaksimalkan fungsi otak, seperti menambah fokus, meningkatkan memori, dan kecepatan berpikir.

Tapi bagaimana cara kerja makanan ini? Tidak dapat disangkal bahwa seiring bertambahnya usia, tubuh kita juga ikut menua. Sehingga konsentrasi yang juga berkaitan dengan indera manusia akan menurun.

Kita membutuhkan asupan gizi dari makanan yang meningkatkan konsentrasi otak. Asupan gizi dari makanan ini mengandung zat-zat alami seperti senyawa, vitamin, maupun enzim yang dapat merangsang kinerja otak.

Berikut 6 makanan ‘otak’ yang dapat membantu kita meningkatkan konsentrasi menurut Smitha Bhandari, MD, seorang psychiatrist di Smyrna, Georgia.

1. Kafein

Tidak ada bahan ajaib di dunia ini yang bisa meningkatkan IQ atau membuat kita lebih pintar secara drastis. Namun masih ada zat tertentu, seperti kafein, yang setidaknya dapat memberi kita energi dan meningkatkan konsentrasi.

Kafein dapat ditemukan dalam kopi, cokelat, minuman berenergi, dan beberapa obat-obatan yang secara khusus menggunakan zat ini sebagai kandungannya. Kafein memberikan manfaat yang nyata dalam menjaga konsentrasi kita, meskipun efeknya bersifat jangka pendek.

Namun jangan sembarang, tetap konsultasikan kepada dokter karena tidak semua kondisi tubuh baik mengonsumsi kafein. Terutama bagi yang memiliki riwayat kesehatan, seperti insomnia, hipertensi, atau osteoporosis.

Sedangkan bagi ibu hamil, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang besar. Begitu pula dengan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

2. Gula

Gula adalah salah satu sumber bahan bakar pilihan otak kita. Gula yang dimaksud bukan gula sintetis, tetapi glukosa, yang diproses tubuh dari gula dan karbohidrat yang kita makan sehari-hari. Itu sebabnya segelas jus buah dapat memberikan dorongan jangka pendek untuk meningkatkan memori, pemikiran, dan kemampuan mental.

Akan tetapi terlalu banyak mengonsumsi gula juga dapat menghambat memori dan kesehatan organ tubuh yang lain. Konsumsi gula yang cukup dan tidak berlebihan agar terhindar dari penyakit seperti kekurangan insulin.

3. Ikan

Sumber protein utama yang bermanfaat meningkatkan fungsi otak adalah ikan. Ikan kaya akan asam lemak omega 3 yang merupakan kunci kesehatan otak. Lemak omega 3 memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Melansir Healthline, beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi kadar lemak ikan tinggi dikaitkan dengan risiko demensia dan stroke yang lebih rendah dan penurunan mental yang lebih lambat; ditambah, fungsi penting dalam meningkatkan memori, terutama seiring bertambahnya usia. Untuk kesehatan otak dan jantung, minimal makanlah dua porsi ikan setiap pekan.

4. KacangĀ  dan Cokelat

Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber antioksidan vitamin E yang baik. Dalam beberapa penelitian, seperti dilansir Harvard Health, kandungan ini dapat menghambat penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.

Dark Chocolate juga memiliki zat antioksidan yang cukup kuat, serta mengandung stimulan alami seperti kafein, yang dapat meningkatkan fokus.

Masukkan menu kacang-kacangan dan Dark chocolate hingga satu ons setiap hari untuk mendapatkan semua manfaat yang kamu butuhkan dengan kalori, lemak, atau gula yang rendah.

5. Alpukat dan Gandum

Setiap organ dalam tubuh bergantung pada aliran darah, terutama jantung dan otak. Diet tinggi biji-bijian dan buah-buahan seperti alpukat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan kolesterol jahat.

Meskipun alpukat memiliki kadar lemak cukup tinggi, namun kandungan lemak ini adalah tak jenuh tunggal yang baik untuk membantu kelancaran aliran darah.

Selain itu, biji-bijian utuh seperti jagung dan gandum utuh dapat menyumbang serat makanan dan vitamin E untuk tubuh.

6. Blueberry

Penelitian oleh Rutgers.edu, yang dilakukan dengan peserta orang dewasa, muda dan tua yang makan blueberry, menunjukkan peningkatan aliran darah ke area utama otak. Ada efek positif perbaikan dalam memori dan konsentrasi.

Hal ini sebelumnya juga dilakukan pada hewan, yang menunjukkan bahwa blueberry dapat membantu melindungi otak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan dapat mengurangi efek dari kondisi yang berkaitan dengan usia seperti penyakit Alzheimer atau demensia.

Studi lebih lanjut yang dilakukan pada tikus juga menunjukkan bahwa diet kaya blueberry meningkatkan pembelajaran dan fungsi otot yang menua, membuat tikus-tikus itu secara mental setara dengan tikus yang jauh lebih muda.

Selain sumber makanan di atas, masyarakat kita telah tidak asing dengan anggapan bahwa tablet tambahan makan, seperti vitamin, mineral, dan suplemen dapat meningkatkan fungsi otak dan konsentrasi.

Jadi pertanyaannya, Benarkah makanan tambahan vitamin, mineral, dan suplemen itu benar-benar bekerja?

Beberapa kritikus kesehatan mengeluh dengan suplemen yang mengklaim dapat meningkatkan kesehatan terutama fungsi otak. Meskipun tertera kandungan di bungkus suplemen penambah otak seperti vitamin B, C, E, beta-karoten, dan magnesium yang sangat menjanjikan, suplemen hanya berguna bagi orang-orang yang kekurangan nutrisi tertentu.

Beberapa peneliti optimis dengan kandungan ekstrak seperti ginseng, ginkgo, dan kombinasi vitamin, dan mineral dari suplemen. Akan tetapi masih memerlukan banyak bukti konkret untuk dapat dijadikan rujukan.

Sebagai penutup, selain meningkatkan konsentrasi dengan mengonsumsi bahan makanan di atas. Kita juga harus memiliki tidur yang cukup dan memastikan tubuh cukup menerima hidrasi. (kai/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar