Iklan Banner Sukun
Ragam

Termasuk Toxic Relationship! Kenali Tanda dan Bentuk dari Gaslighting

Tanda dan Bentuk dari Gaslighting. (Foto: JD Mason, Unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Gaslighting merupakan bentuk manipulasi yang dilakukan oleh seseorang untuk terlihat berkuasa dan dapat mengontrol orang lain dengan cara membuat korban tidak yakin dengan dirinya sendiri. Gaslighting jika terjadi dalam hubungan maka termasuk sebagai hal yang toxic.

Anda perlu waspada dan hati hati, karena pelaku gaslighting sengaja membuat Anda tidak yakin dengan diri sendiri. Jika Anda merasakan tanda-tanda berikut sebagai korban dari pasangan, sebaiknya pertimbangkan lagi keberlangsungan hubunganmu.

Pertama, merasa seperti semua yang Anda lakukan adalah salah. Anda selalu merasa salah karena tindakan manipulatif dari pasangan. Pasangan Anda tidak pernah mau disalahkan meskipun sebenarnya itu salah dia.

Kedua, menjadi lebih cemas dan kurang percaya diri dari sebelumnya. Jika sebelum berhubungan dengan dia, Anda adalah orang yang percaya, lalu semua berubah. Mungkin saja Anda sudah jadi korban manipulasi pasangan.

Ketiga, merasa putus asa dan tidak bisa menikmati aktivitas yang biasa dijalani. Anda tidak menikmati aktivitas harian, bahkan sering merasa putus asa lantaran omongan dari pasangan.

Keempat, selalu berpikir kalau semua permasalahan yang ada adalah kesalahanmu. Tidak semua masalah yang ada dalam hubungan itu salahmu. Jika Anda selalu merasa begitu, berarti Anda telah dimanipulasi oleh pasangan.

Selain tanda-tanda, berikut ini contoh dari gaslighting.
Meremehkan Perasaan
Pelaku gaslighting akan meremehkan perasaan seseorang dengan mengatakan kalimat begini misalnya: “Jangan berlebihan” atau “Kamu harus mengasihani diri sendiri”.

Membantah Perkataan
Pelaku gaslighting akan mengeluarkan bualan seperti.“Maksud kamu apa bilang seperti itu apa?” atau “Aku emang selingkuh, tetapi itu gara-gara kamu yang tidak peka”.

Mengelak dari Kebenaran
Pelaku gaslighting begitu pintar untuk mengelak, sehingga dia tidak terlihat salah, seperti “Kapan aku jalan sama dia?” atau kalimat “Kamu nggak usah ngarang dan nuduh gitu”.

Jika Anda menyadari sedang di-gaslighting oleh pasangan, lebih baik cepat-cepat jauhi orang itu.
Sebab, kesehatan mental merupakan prioritas yang harus diutamakan agar bisa hidup bahagia. (dan)

Sumber foto: JD Mason, unsplash

Area lampiran


Apa Reaksi Anda?

Komentar