Iklan Banner Sukun
Ragam

Terlalu Sering Masturbasi, Ini Dampak Bagi Kesehatan

(Foto: Deon Black, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Masturbasi merupakan salah satu aktivitas seksual yang dilakukan oleh seseorang. Hal ini dilakukan untuk menstimulus diri sendiri, bisa menggunakan bantuan alat maupun tidak.

Tujuan setiap orang melakukannya pun berbeda-beda. Beberapa di antaranya karena tidak bisa menahan nafsu, menghindari berhubungan seks sembarangan, hingga semata untuk mengisi waktu luang.

Dalam dunia medis, masturbasi diartikan sebagai suatu rangsangan seksual pada alat kelamin yang secara sengaja atau sadar dilakukan. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa ada sekitar 61% pria pernah melakukannya. Sedangkan wanita berkisar 38% saja.

Dari jumlah tersebut, tentu ada yang menjadikan masturbasi kebiasaan atau candu. Padahal meski memiliki sisi positif, namun jika dilakukan secara berlebihan akan memiliki risiko khususnya bagi kesehatan.

Mungkin banyak orang menganggap bahwa terlalu sering masturbasi membuat seseorang jadi buta, mengalami gangguan ereksi, hingga menurunnya tingkat kesuburan. Padahal belum ada penelitian yang bisa menunjukkan kebenaran hal tersebut. Tak ayal jika para dokter menganggap semua itu hanya mitos atau berita hoax.

Meski tidak memberikan dampak pada kesehatan secara langsung, masturbasi yang terlalu sering tentu memiliki risiko tersendiri. Beberapa hal yang dapat terjadi akibat masturbasi berlebihan ialah sebagai berikut;

Menurunkan sensitivitas seks

Terlalu sering melakukan masturbasi dapat menurunkan sensitivitas saat melakukan hubungan seks. Hal ini terjadi karena adanya rangsangan yang terjadi terus menerus pada penis sehingga dapat mencapai ambang rasa seorang pria.

Dapat membuat iritasi

Seorang pria bisa melakukan masturbasi secara kompulsif atau terus menerus. Kontak langsung maupun menggunakan bantuan alat tentu bisa berdampak pada penis. Terlebih jika dilakukan secara agresif yang bisa mengakibatkan alat kelamin menjadi lecet hingga berpotensi menjadi iritasi.

Kelelahan

Dalam beberapa kasus ada saja yang melakukan masturbasi hingga lebih dari lima kali dalam sehari. Padahal hal ini tidak hanya dapat berdampak pada gangguan penis, namun juga membuat seseorang menjadi lebih mudah lelah, bahkan terganggu aktivitas sosialnya.

Kehilangan konsentrasi

Terlalu sering melakukan masturbasi justru akan menganggu aktivitas sehari-hari, hal ini karena setiap saat seseorang akan terbayang-bayang untuk melakukan hal tersebut. Tak ayal jika beberapa orang kerap tak mengenal waktu dan tempat ketika melakukannya. Hal ini selain membuat seseorang jadi kehilangan konsentrasi, tidak produktif, hingga penurunan prestasi.

Dipenuhi perasaan bersalah

Orang-orang yang kerap melakukan masturbasi berlebihan kerap diselimuti perasaan bersalah. Hal ini karena dirinya khawatir orang lain akan menganggapnya menyimpang dan bertentangan dengan spiritual ataupun budaya yang dianutnya. Bahkan hal ini bisa juga bisa memicu munculnya gangguan psikis. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar